Akhir-akhir ini banyak beredar baliho ~ ya, maklum lah, mentrinya dari PKShit, jadi bisanya cuma nyebar baliho ~ soal TV Digital. Apa sih TV Digital itu?
Nih gw kasih penjelasan sederhana apa itu TV Digital, yang nggak ribet, yang nggak pake pusing.

Akhir-akhir ini banyak beredar baliho ~ ya, maklum lah, mentrinya dari PKShit, jadi bisanya cuma nyebar baliho ~ soal TV Digital. Apa sih TV Digital itu?
Nih gw kasih penjelasan sederhana apa itu TV Digital, yang nggak ribet, yang nggak pake pusing.
Sudahkah kamu melihat MacPro yang baru?
Oh so simple, oh so good.
Fuck lah buat orang orang yang bilang ini kayak keranjang sampah.
Sayangnya, kesimpelan itu berhenti ketika kamu mulai menghadapi kenyataan.
Pendahuluan: Tujuan post ini dibuat adalah untuk menghindari calon konsumen dari promo sesat seperti ini:
Yap, jualan replika, tanpa memberitahu ke konsumen bahwa yang dijual adalah replika. Bahkan setelah ditanya sekalipun.
Mari kita bahas istilah aneh aneh lagi di dunia perbelanjaan elektronik. Setelah sebelumnya membahas BM dan Replika, kini muncul lagi istilah baru, namanya “King Copy”, kadang disebut pula dengan “Super Copy” atau “King Super”, semau-mau yang jual aja.
Apa sih King Copy, Super Copy atau King Super? Apa bedanya dengan BM dan Replika? Lalu apa pengaruhnya kalo kita beli itu? Dan kenapa gw ngeributin ini?
Jadi begini ceritanya…
So… I’m reading piece of Blackberry. Mumpung orang Indonesia masih banyak yang tertipu harga dan teknologi suka sama Blackberry.
Masih inget kasus antrian Blackberry Bellagio yang ricuh, sampe 4 orang pingsan + 1 patah tulang? Well, I bet my money it not gonna happened again. Gak akan terjadi lagi. Setidaknya dalam peluncuran perangkat Blackberry 10, setengah tahun lagi.
Ini gw kutip langsung (via “proxy”) dari wawancara dengan CEO RIM sendiri:
BlackBerrys are high-end devices, but what about devices for emerging markets, where costs need to be lower?
![]()
That is an interesting question, because when you look at the dynamics around BlackBerry in emerging markets -- Indonesia, Nigeria, South Africa are markets that are very, very strong markets -- you would say, "Wow, those devices need to be at $67."
And that's not where BlackBerry is in those markets. Why is that? Because you have to look at the entire package and what attracts people to BlackBerry is BBM on a competitive BlackBerry.
We are not, clearly, not just in the low-end, me-too phone game. We cannot do this. I cannot build this $60 BlackBerry. That's not where I want to be. This is not where this company needs to be. We need to be in the aspirational domain, we need to be in the mid-tier, and we need to have services associated to BlackBerry that attract the consumers and make their overall value proposition good.
Read more: CNET
Gw terjemahkan
Blackberry adalah perangkat kelas-atas, tapi bagaimana dengan pasar di negara berkembang, dimana harga harusnya lebih rendah?
Ketika kami melihat pasar Blackberry pada negara berkembang seperti Indonesia, Nigeria, Afrika Selatan, kita adalah pasar yang sangat baik. Dan “wow, harga Blackberry ini harusnya $67 saja!”
Dan kami tidak melihat Blackberry dijual di pasar (negara berkembang) seperti itu. Kenapa? Karena anda harus melihat secara keseluruhan (di negara berkembang) bahwa yang kompetitif dari Blackberry adalah BBM.
Ini sangat jelas, kami (mengeluarkan produk Blackberry) bukan untuk kelas menengah rendah, atau perangkat yang saya-juga-punya. Kita tidak bisa melakukan itu. Kami tidak akan membikin Blackberry (10) seharga $60. Bukan itu yang saya mau. Kami mau mengaspirasi, berada dalam kelas menengah, dan harus memiliki pelayanan Blackberry yang baik untuk mendapatkan konsumen yang akan menilai bahwa produk ini baik secara keseluruhan.
There you have it.
Kalian nggak akan dapet perangkat BB10 seharga 1,5jt seperti Gemini, atau Davis. Atau apapun. Berani tebak harga Blackberry 10 akan ada di angka 4 hingga 5 juta. Baik dengan QWERTY keyboard, atau full touchscreen.
Tapi gw yakin kalian para alay akan tetap ngumpulin duit buat beli device BB10. Despite goodness from more mature and business-friendly-too device from Apple, Google and Microsoft. Kenapa? Karena yang lain gak punya autotext.
But let me remind you. CEO RIM sendiri tau, kalian cuma suka becuap-cuap lewat BBM. Suatu hal yang bisa diaccomplish di Y!M, Whatsapp dan Google Talk atau yang closed platform seperti Skype, iMessage dan Facetime. Kalian membayar minimum Rp.44.000 cuma buat chatting, dan berkutat seharian di Facebook. Padahal, dengan Rp.35.000 (yang lain ada yang lebih murah, tapi promo), kalian bisa browsing, chatting, streaming sepuasnya.
Please don’t be stupid.
Baca juga: King Copy, Super Copy atau King Super
Pagi ini tiba tiba sumbled upon diskusi di page Kepolisian Negara Republik Indonesia di Facebook, entah tu page asli apa enggak gw gak mikirin. Yang penting rame dan bisa liat yang maki maki gak jelas. Hehehe…
Eniwei, topiknya hari ini rada menarik. Lagipula gw juga sebagai pengguna Facebook suka rada jengkel dengan yang namanya Online Shop. Alias toko online. Masalahnya, gw punya toko online, setengah mati gw jaga tu toko biar supportnya bagus, punya masa depan yang cerah, dan cendol gw semakin banyak. :D. Eh ternyata semakin banyak… gw gak mau sebut oknum lagi ya… penjahat penjahat kelas teri yang berusaha tipu tipu di wilayah dunia maya.
Tapi yang lebih aneh lagi, kok banyak ya yang jualan barang Black Market aka pasar gelap aka BM? Apa untungnya? Dan yang lebih miris, apa yang beli tau apa yang dimaksud dengan barang BM? Kalo lu gak ngerti barang yang lu beli, kenapa lu berani buang duit di tempat yang gak jelas?
I’m not a big fan of Nokia, bahkan karena seringkali harganya yang sangat overpriced membuat gw males, bahkan sangat males pakai Nokia. Apalagi yang gw denger, homescreen dan segalanya sangat sulit dikustomisasi. User Interfacenya nggak bisa diubah sesuka hati karena emang sangat sulit untuk masuk ke dalam ROM.
Bahkan untuk ponsel yang lumayan canggih seperti seri A0 (huruf dengan satu angka mengikuti, mis: E1 maupun seri A00 (huruf dengan 2 angka mengikuti, E90), interfacenya malah lebih susah diakses lagi. Sudah begitu programnya kebanyakan hanya berbasis JAVA. Development untuk native program lebih ribet, harus mainin pengaturan resolusi yang akhirnya menempatkan ulang desain game, dll deh!
Omaigat… sebenernya udah “bosen” tentang bagaimana radiasi HP bisa mempengaruhi tubuh manusia. Well, sebenernya, dari pengalaman seseorang (sorry, ga bisa sebut nama, banget…) yang brain-nya udah damaged, memang radiasi itu bisa membuat sakit kepala, pusing, otot kaku. Dll deh pokoknya. Tapi bagi manusia “normal” kayak kita, radiasi HP asal dalam batas… wait… ini si Panji Pawang Ular kok kalo syuting kecocok melulu sih? Nggak ada cerita lain?
Back to topic, bagi manusia normal kayak kita, radiasi HP pada umumnya tidak membahayakan, cuma ya… kalo hp nempel terus kayak iklan 3 atau iklan Telkom, ya mangap-mangap saja, itu bisa berakibat kuping panas, sampe leher dan pundak kaku. Si Panji sedang diisep… darahnya.
Masih inget TV Champion? Itu lho acara yang penuh dengan kejuaraan kejuaraan aneh. Dari yang skillfull seperti paling jago masak mie, sampe yang hobi-full seperti orang yang paling jago pengetahuan tentang mie.
Tadi acara itu ada lagi di TPI, sekitar ya… jam 10 lah, kok tapi kenapa pas ketauan siaran udah nyaris Champion Stage. Huhuhu… kayaknya lain kali harus pake note buat ngingetin kalo ada TV Champion deh. Hari ini kebetulan diperlombakan, ahli pindahan.
Tugas ahli pindahan itu hanya membungkus barang dan memindahkannya ke dalam truk. Kemudian menurunkannya di tempat tujuan, biar keluarga baru yang mengatur barang mana ditaruh dimana. Pindahan di Jepang memang tidak simpel, karena selain tidak sembarang orang boleh mengendarai dan menggunakan truk, budaya Jepang yang tenang juga membuat pindahan menjadi lebih rumit. Pokoknya jauh deh sama pindahan Indonesia yang serba ribut dan riweuh.
Tulisan ini adalah bagian dari Apple iPad series.
Baca semua artikel tentang iPad dengan mengklik disini.
Oke, ini baru jadi perhatian gw setelah beberapa menit nulis artikel sebelumnya yang ngupas nggak gitu abis iPad. Ternyata eh ternyata, iPad versi 3G-HSDPA selain hanya bisa ditancepin kartu GSM, ternyata juga hanya bisa ditancepin kartu GSM yang tipe mikro-SIM. Apa bedanya sama SIM yang sekarang kita pake? Let’s take a look at the picture:
Tulisan ini adalah bagian dari Apple iPad series.
Baca semua artikel tentang iPad dengan mengklik disini.
Kemarin, semua penantian berakhir. Akhirnya codename "Apple Tablet" akhirnya keluar juga. Judulnya "iPad".
Apa sih yang positif dan apa sih yang negatif dari iPad ini? Ini spoiler dari gw: "iPad, tidak lebih dari iPod touch/iPhone versi raksasa". Kenapa? Karena ya memang seperti itu fungsi dari iPad kan? Mungkin kalo mau dibagus bagusin dikit ya... iPad dioptimizing buat baca buku.
Kalender. Masih inget jaman kalender Toko Emas Something yang gambarnya selalu artis :D? Sekarang berkat kecanggihan komputer, semua orang bisa bikin kalender sendiri. Tapi ya bentuknya gitu gitu aja. Tapi saat browse-browse kemarin di LifeHacker, ketemu beberapa tools buat professional, project planner, time geek dan enthusiast. Diantaranya sesuatu yang dinamakan kalender kompak,
Walaupun diambil dari situs untuk CEO dan kawan kawannya, tapi kalender ini juga bisa digunakan buat kita semua loh. Bahkan menurut gw yang time geek, kalender ini punya beberapa keunggulan untuk mengurus sesuatu daripada kalender yang biasanya.
Pagi pagi gw udah dibombardir iklan seperti ini:
![]()
So delicious to miss kan?
Nah sekarang, kita lihat backrgoundnya dulu yah…
Pantech Curitel is a South Korean company specializing in manufacturing mobile phone terminals. It was established in 2000. Its market is mainly domestic, but Pantech Curitel also has interests in Brazil, Japan, Hong Kong, China, India, Europe, Australia, Taiwan, USA, Mexico and Canada. It is currently the third largest mobile handset maker in South Korea, behind Samsung and LG Group.
Wikipedia
Hm… kayaknya merek yang dapat dipercaya. Sekarang spesifikasi produknya:
Cukup menyenangkan kan melihatnya? Ternyata modem ini triple band. Bisa dipake di jaringan CDMA 850 dan 1900, alias bisa dipake di band 1900 seperti Smart dan operator CDMA 850 lain kayak Flexi dan Esia juga. Tapi teuteup… harus di unlock dulu. Harga unlocknya? Ga tau ya saya.
Review PC Magazine bilang kalau ini adalah modem yang paling lambat di kelasnya. Kamu lebih baik beli Sierra Wireless. Sedangkan Tech Freak bilang satu satunya kelemahan dari modem ini adalah tidak support Mac. Tapi menurut Mobile 8, Pantech PX 500 sudah support Mac.
299 ribu juga harga yang menggiurkan, tapi kalau berlabel cuci gudang? waitaminute… pasti ada apa apanya donk. Tentu saja, lihat syarat dan ketentuannya seperti biasa:
Artinya, untuk membeli modem seharga 299 ribu ini, kamu harus mengeluarkan tambahan 100 ribu untuk membeli voucher. subtotal, 399 ribu. Lalu ditambah PPN 10% sebesar 29.900 (voucher 100 ribu sudah termasuk PPN). Jadi total duit yang harus kamu siapin untuk beli modem adalah Rp. 428.900,00 tambah ongkos, tambah makan di mall, jadi Rp. 450 ribu sadja.
Harga normal untuk modem ini adalah 499 ribu, belum termasuk voucher dan PPN, atau Rp. 548.900,00. Atau hemat sekitar 21,86% belum termasuk ongkos dan jajan di mall.
Sounds good? Sekarang terserah anda. Gw sih udah punya yang lain, cuma mengabarkan aja. Inget, penawaran hanya berlaku HARI INI. Kalo mau beli, silahkan disini cari di Annex Kebon Sirih, Roxy, dan Margonda. Kalau di Bandung ada di BEC, dan Surapati.
Info lebih lanjut, tanya SPGnya, tapi baca dulu disini sebelum nanya.
Update: Menurut PC Magazine, Pantech PX 500 tidak support mac, tapi kata Mobile 8 dia support, silahkan tanya lagi ke SPG/SPB yang sedang mejeng disana.
Kita semua tahu, kalau di Indonesia, Internet adalah barang mahal, baik, hardware, maupun biaya bulanannya. Maka itu, sebelum langganan Internet, ada baiknya kamu perhatikan dulu beberapa hal hal dibawah ini. Biar enggak kecewa di kemudian hari, setidaknya, sampai barang yang kita beli menyentuh nilai "impas".
Kalaupun ada yang murah, kita harus nyari bener bener supaya service yang kita dapet juga enggak murahan. Tips ini meskipun berjudul hanya untuk Mobile Broadband, tapi juga mungkin bisa dipakai di koneksi internet lainnya seperti cable atau sattelite.
TIPS BERLANGGANAN MOBILE BROADBAND
Ketika membeli produk mobile broadband, lihat baik baik apa yang akan dibeli. Apakah itu adalah produk GSM atau CDMA. Sampai berapa kecepatan yang dapat diraih. Bagaimana batasan layanan (kuota) jika ada.
Beberapa operator hanya melayani dalam kapasitas kecil. Layanan GSM misalnya, ada yang cuma memaksimukan dirinya dalam sinyal GPRS yang sangat kecil kalo untuk ukuran sekarang. Di sisi lain ada juga HSDPA yang walaupun kecepatan up to nya gede, tetep saja hasil yang didapat minimalis.
Mobile Broadband dapat diakses dengan 3 barang. HP, HP+Modem, atau Modem. Pastikan hardware yang kamu beli cocok dengan layanan yang kamu inginkan. Jika kamu membeli HP, pastikan kalau kamu hanya ingin mengakses layanan kamu lewat HP saja.
Pastikan juga maksimum speed yang dapat dicapai oleh perangkatmu. Tidak semua perangkat mengusung speed maksimum yang bisa didapat. Perhatikan istilah ini: GPRS, EDGE, CDMA 1X, 3G, EVDO Rev.0, HSDPA, EVDO Rev.A, HSPA, HSPA+. Semuanya memiliki batas maksimum kecepatan yang berbeda. Lihat tabel dibawah…
Device | (K)bit | (K)byte |
| GSM CSD | 14.4 | 1.8 |
| HSCSD | 57.6 | 14.4 |
| GPRS | 57.6 | 7.2 |
| CDMA2000 1x | 153 | 18 |
| EDGE (1 MS) | 236.8 | 29.6 |
| UMTS | 384 | 48 |
| 1xEV-DO Rev. 0 | 2,457 | 307 |
| 1xEV-DO Rev. A | 3,100 | 397 |
| 3xEV-DO Rev. B | 9,300 | 5.400 |
| HSDPA/HSUPA | 14,400 | 1.800 |
Untuk EVDO Rev.B memang belum diimplementasikan di Indonesia, tapi beberapa provider digosipkan sudah akan menggunakannya. Sedangkan HSDPA, walaupun secara teoritis bisa sampai 14.400 alias 14Mb/s, tetapi setau gw layanan yang tersedia hanya sampai 3.2Mb/s saja.
Tugas sales adalah menjelaskan. Jadi jangan takut untuk bertanya yang aneh aneh. Sales yang jujur akan menerangkan bagaimana kondisi layanan internetnya, apakah baik, atau "sedang dalam perbaikan". Jika anda menemui sales yang baeud, alias manyun. Jangan ragu untuk menampolnya dengan kata kata seperti: "udah kelakuan jelek, pasti layanannya juga jelek, untung mukanya ga bagus bagus amat juga."
Jangan mencak mencak apabila kamu hanya dapat GPRS, sedangkan kamu membayar HSDPA. Mungkin daerah kamu belum tercoverage BTS HSDPA, dan kamu lupa buat menanyakannya.
Kebanyakan kota besar terutama Jakarta, sudah banyak tercakup layanan HSDPA dan EVDO Rev.A sebagai layanan tercepat. Tapi kamu mungkin mau menanyakan dulu apakah layanan itu tersedia di daerahmu.
Jika kamu tinggal di daerah dimana user sudah sangat jenuh, kamu akan mendapat speed yang sangat rendah dibanding di daerah yang usernya masih jarang. Inilah yang dinamakan Daerah Terkutuk. Jika kamu niat banget mau pake layanan dari provider tertentu, Pertimbangkanlah pindah ke daerah yang lebih lowong.
Kalau bisa, cobalah dulu kemampuan produk yang kamu beli di tempatmu. Pinjamlah ke temanmu kalau provider tidak mau memberikan.
Jangan lupa membaca dengan teliti surat kontrak yang akan ditandatangani
Oh iya, lupa, kebanyakan dari kita langganan Prepaid. Jika kamu berniat untuk "ngontrak" alias bayar di akhir, atau istilah kerennya post-paid, jangan lupa untuk membaca kontrak dengan sejelas-jelasnya. Baca berulang ulang (biasanya sih 3x baru ngerti), kalo perlu pake kaca pembesar. Kalo ada yang nggak ngerti segera tanya. Jangan sampai nanti ngerasa dirugiin karena ada perubahan sepihak. Karena kalaupun mereka melakukan perubahan sepihak, adalah hak konsumen untuk tahu lebih dulu perubahan yang akan dilakukan.
Akhirnya disahkan juga, peraturan yang menganjurkan para pembuat HP, dimanapun pabriknya, membuat satu charger yang sama (colokannya)...
Sebelumnya, setiap tahun, 51.000 ton charger dibuang (dengan HP-nya) karena nggak cocok dengan HP baru yang mereka beli. Dari dulu kita memang direpotkan oleh charger yang khusus. Satu charger untuk satu merek. Ga jarang satu merekpun punya banyak charger. Coba lihat laci. Ada berapa charger yang ada? di gw ada 3 charger.
Tapi ini sudah berakhir dengan disahkannya Perjanjian Internasional yang mengajurkan semua produk HP yang diproduksi oleh negara negara yang menjadi anggota ITU (International Telecommunication Union) memproduksi bentuk charger yang sama colokannya.
Manfaat jangka panjangnya, orang ga harus beli charger lagi kalo beli HP baru, cuma beli HPnya aja. Ujung ujungnya bagi konsumen, duit keluar buat bli HP akan semakin rendah. Charger kayak gini juga bisa di-rating, semakin bagus (mahal) chargernya, semakin awet, semakin efisien dan tentu saja, semakin ramah lingkungan. GSMA (Asosiasi GSM) memperkirakan kalau charger universal bisa mereduksi emisi gas rumahkaca dari pemakaian listrik sebesar 13.6juta ton per tahun.
"This is a significant step in reducing the environmental impact of mobile charging. Universal chargers are a common-sense solution that I look forward to seeing in other areas."
Malcom Johnson, Direktur Biro Standarisasi ITU
Meskipun tidak wajib. Sudah ada beberapa yang akan mengadopsi standar baru tersebut. Diantaranya, SonyEriccson.
"We are planning to launch the universal charger internationally during the first half of 2010. We will roll it out with new products as they launch."
Aldo Liguori, Humas SE
Seperti apa bentuk standar charger yang akan dipakai?
Lihat yang paling kiri, kemungkinan besar itulah yang akan dipakai. Sering lihat? Tentu saja karena itu adalah USB Mikro-A. Kalau kamu punya kamera digital atau camcorder digital, banyak dari mereka yang sudah menggunakan charger ini.
Jadi nggak perlu repot lagi harusnya kalo mau ngecas HP...