The Wayback Machine - https://web.archive.org/web/20210203193817/https://electrohide.blogspot.com/search/label/History
Showing posts with label History. Show all posts
Showing posts with label History. Show all posts

Thursday, November 29, 2012

Kenapa Kamu Menggunakan Firefox?

image

Pertama gw pake Firefox seinget gw gw masih kuliah waktu itu. Gw mulai membutuhkan internet, tidak hanya sekedar untuk nge-bitch (walaupun itu masih jadi prosi terbesar) tapi juga buat pengetahuan umum. Internet masih lambat, jaringan 256kbps dan 512 kbps harganya masih luar biasa. Satu jam dengan modal 4.000 masih jadi harga standar.

Intinya, slow connection.

Wednesday, March 16, 2011

Oh Jepang…

Gak perlu diulang lagi… Oke deh ngulang dikit untuk kamu kamu yang kuper. Sebuha gempa besar terjadi di samudera pasifik sebelah timur Jepang. Gempa berskala 8.8SR itu menimbulkan tsunami yang menghancurkan beberapa perfektur di bagian timur Jepang. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi dan Daiini, menghadapi kemungkinan meleleh, menghilangkan akses listrik ke lebih dari 4 juta gedung dan rumah tangga.

Sekarang, semuanya merasa sedih, semua ingin tahu apa yang terjadi. Are we that related to japan? Kenapa kita merasa sangat terelasi secara psikologis dengan Jepang? Gw tidak punya sahabat, kawan atau keluarga di jepang. Seenggaknya yang hubungannya direct ya.

Sunday, April 25, 2010

Hayabusa dan Parahyangan

Ini adalah gambar dari Hayabusa, yang seribg disebut sebagai Blue Train. Sebuah kereta tidur dari Jepang yang sangat populer di zamannya.

image

Gw kenal Hayabusa, atau mungkin… blue train, dari sebuah episode dari komik Doraemon, waktu itu Nobita yang ingin pergi ke pantai meminta Doraemon menyulap rumahnya menjadi sebuah kereta. Kemudian dia memasangkan alat dan rumah-kereta itu jalan di atas rel sampai ke pantai. Doraemon berkata, “kereta ini hanya jalan pada malam hari”

Monday, February 15, 2010

Kawah Yang Meledak, Bagian 2

Kemarin kita sudah nikmati bagian pertama dari Kawah kawah yang meledak. Kini sesuai janji, gw punya dua kaldera lagi yang tentu saja semakin menarik buat disimak.

Pergi ke sebelah barat tentu gw bakalan inget sama yang namanya (mantan) gunung Krakatau. Gunung yang terkenal di seluruh dunia ini meletus beberapa kali. Kenapa terkenal? Mungkin karena waktu itu sudah banyak catatan catatan tentang aktivitas perdagangan ekonomi. Indonesia, tepatnya Banten waktu itu sedang dijajah oleh Belanda.

Kejadian meledaknya (bukan meletus lagi) gunung Krakatau menimbulkan tsunami yang menghancurkan pesisir Anyer dan pesisir Lampung saat itu. Beberapa residen atau apa ya… mungkin kalau disebutnya sekarang bupati, kepala ekonomi setempat merekam kejadian kejadian itu dalam tulisannya.

Sunday, February 14, 2010

Kawah Yang Meledak, Bagian 1

Aku geek kalo soal cuaca. Gini deh, tadi lifehacker menulis soal ramalan cuaca yang bisa dinikmati secara fullscreen. Jadilah gw kemudian iseng nyobain. Kalau kamu mau nyobain, silahkan klik disini.

Ramalan cuaca memang kurang dihargai di Indonesia. Tapi cuek aja lah, yang penting gw tau kenapa hari ni bisa hujan, dan hujannya gede banget. Tanpa harus nunggu ramalan dari BMG yang hanya diedarin sekali sehari. Kadang kalo lagi males kan dua hari sekali. :p

Data dari Full Screen Weather diambil dari Weather Underground, yang dari dulu memang mensupplai kebutuhan cuaca gw sebelum di-take over oleh weather.com. Mapsnya diambil dari Google Maps. Rekomendasi mereka sih menggunakan peta Terrain aja ya, jangan peta hybrid apalagi peta satelit. Kenapa? karena peta satelit mengandung awan awan yang kalau tentu saja diatukan dengan ramalan cuaca ini jadi nggak gitu enak dilihat.

Tuesday, December 8, 2009

Google Zeitgeist: Food and Beverages Winner

Zeitgeist (German pronunciation: [ˈtsaɪtɡaɪst]) (from German Zeit-time and Geist- spirit) is "the spirit of the times" and/or "the spirit of the age." Zeitgeist is the general cultural, intellectual, ethical, spiritual, and/or political climate within a nation or even specific groups, along with the general ambience, morals, and sociocultural direction or mood of an era (similar to the English word mainstream or trend)

Wikipedia

Kemarin kita udah bahas dari nomer 10 sampe nomer 6. Yuk kita lanjutin siapa yang dari nomer 5 sampe nomer 1.

5. Senseo

Seluruh dunia emang gandrung sama kopi kali yah? Setelah kemarin ada Nespresso Commande, sekarang ada Senseo, sebuah mesin kopi dan kopi bubuk dari perusahaan Belanda. Di websitenya ada link ke sebuah MLM yang agak bagusan daripada yang itu, yaitu Sara Lee. Apakah untuk membeli Senseo ini harus memakai keanggotaan Sara Lee? Kayaknya nggak juga. Soalnya Senseo ini disebutkan juga sudah dijual di pasar bebas.

Senseo

4. Tesco Direct

Tesco direct adalah layanan belanja di rumah. Cukup pesan lewat internet, telepon, lalu barang akan dikirim. Cocok banget buat orang orang sibuk. Ada diskonnya nggak ya kira kira?

Tesco Direct- Electricals, Home Furnishing, Toys and more - Tesco.Direct_1260161325859

3. クックパッド

Bahasa jepang? Iya. urlnya ada di http://www.cookpad.com. Tapi kalo diterjemahin ke bahasa Jepang jadi begini. Cookpad ini berisi resep makanan yang bisa dipost oleh ibu-ibu dari seluruh Jepang. Layanannya cukup menarik. Semacam bagi bagi resep lah. Eh, bagi bagi resep? Maaf kalau gw melihatnya seperti show off. Ibu-ibu disana sangat bangga soal masakan keluarganya, jadi kalau mereka mempost masakan mereka disitu, bukan berarti mereka sedang membagi resep donk? Mungkin mereka sedang bersaing masakan siapa yang lebih enak.

レシピ検索No.1/料理レシピ載せるなら クックパッド_1260161333240

Lihat aja pengantar yang gw terjemahin dari bahasa Jepang via Google Translate:

Sederhana lezat, pas untuk makanan utama. ♪ ♪ Dimakan dengan garpu dan pisau. Ini adalah Home-style dari "barbekyu bandit".

Oh Jelaga Diposkan oleh Oh Jelaga

Haiyah… lucu… hehehe…. serasa baca shinchan.

2. Picnic

Apakah Picnic ini adalah dodol garut? Bukan. Ini beneran piknik. Piknik yang kata “senang”. Piknik dicari karena ya ~ udah butek sama kehidupan sehari hari. Jadi kamu butuh piknik kali yah? Yang dicari kebanyakan orang dari piknik adalah lokasinya, makanannya, dan apa yang bisa dilihat selama piknik.

799px-Picnic_HDR_small[1]

Menyenangkan? Tentu. Karena orang di seluruh dunia juga mencari apa saja yang bisa dibawa di dalam pikniknya. Sandwich? Uh untuk orang Indonesia kayaknya nggak sesimpel itu. Orang Indonesia senengnya wisata kuliner, nggak bawa makanan, tapi sibuk keluar masuk warung buat nyicip makanannya.

grafis-wisata-kuliner[1]

1. Acai Berry

Obsesi menguruskan diri kayaknya menjadi bahan pembicaraan nomer 1 di Amerika. Nggak hanya di Amerika juga sih. Layanan ngurusin badan di seluruh dunia juga laku keras. Nggak cukup layanan ngurusin badan kayak liposuction, gym, semuanya masih harus ditambah Acai Berry. Sebuah buah berry yang katanya memiliki tingkat antioksidan yang tinggi, sekaligus bisa ngurusin badan.

800px-A%C3%A7a%C3%AD[1]

The açaí palm or aqai (Euterpe oleracea) is a species of palm tree in the genus Euterpe cultivated for their fruit and superior hearts of palm. Its name comes from the European adaptation of the Tupian word ïwasa'i, '[fruit that] cries or expels water'. Global demand for the fruit has expanded rapidly in recent years, and açaí is now cultivated for that purpose primarily. The closely-related species Euterpe edulis (jucara) is now predominantly used for hearts of palm.[citation needed]

450px-A%C3%A7aizeiro_no_pal%C3%A1cio[1]

Eight species are native to Central and South America, from Belize southward to Brazil and Peru, growing mainly in swamps and floodplains. Açaí palms are tall, slender palms growing to 15–30 meters, with pinnate leaves up to 3 meters long.

Wikipedia

Sapa mau kurus? coba aja minum acai palm berry ini…

Itulah apa yang dicari masyarakat setahun terakhir soal makanan di google…

Monday, December 7, 2009

Google Zeitgeist: Food and Beverages

Zeitgeist (German pronunciation: [ˈtsaɪtɡaɪst]) (from German Zeit-time and Geist- spirit) is "the spirit of the times" and/or "the spirit of the age." Zeitgeist is the general cultural, intellectual, ethical, spiritual, and/or political climate within a nation or even specific groups, along with the general ambience, morals, and sociocultural direction or mood of an era (similar to the English word mainstream or trend)

Wikipedia

Jadi yang disebut Zeitgeist sebenarnya adalah jiwa dari sebuah waktu. Google mengaplikasikan kata zeitgeist menjadi jiwa pada waktu tertentu. Jiwa ini juga yang menghidupi Google tetap hidup. Dari hari ke hari. Google Zeitgeist ini dihitung dari miliaran hasil pencarian sumber, yang relevan satu dengan lainnya, kemudian merujuk ke suatu topik.

Ini adalah daftar 10 pencarian terbanyak Google soal makanan dan minuman

10. masterchef australia

Masterchef Australia adalah sebuah program televisi di Australia. Acara ini ~ sesuai judul adalah ya acara masak memasak. Mungkin sejenis Iron Chef. Ditayangkan di stasiun televisi TEN.

Official MasterChef Australia Site_1260154305614

9. Mocktail

Mocktail adalah cocktail palsu alias cocktail tanpa alkohol. Cocok dihidangkan untuk home party dimana yang datang tidak suka mengkonsumsi alkohol. Kata about.com sih, isi dari mocktail ini hampir sama dengan cocktail, cuma enggak pake alkohol. Apa bisa memabukkan juga kalau tanpa alkohol? Nggak tau juga ya, lebih baik lihat contoh resepnya disini.

pregnancy-mocktail[1]

8. Habib’s Delivery

Disebut juga teman gamer yang malas. Ha? Habib delivery adalah perusahaan anteran makanan. Ya intinya sama saja dengan Delivery Service. Tapi disana ada garansi 28 menit. Entah apa yang terjadi setelah 28 menit. Tapi yang pasti, Habib’s Delivery tidak bisa dinikmati di Indonesia, bahkan di Amerika. Habib’s Delivery hanya bisa dinikmati di daerah tertentu di Brazil.

Habib's Delivery_1260154996314

7. Nespresso Commande

Sepertinya kali ini kita pindah ke negeri dengan cuisine nomer satu di seluruh dunia, yaitu Perancis. Dari sinilah asal google search Nespresso Commande ngetrend. Nespresso adalah singkatan dari Nestle Espresso. alias Espresso buatan Nestle. Mungkin kalau di Perancis, espresso buatan Nestle ini lebih terkenal daripada Starbucks kali ya? Lalu Commande artinya tidak lebih daripada perintah. Kalau dari hal yang gw baca dan gw ngerti dikit sih, Nespresso Commande adalah sebuah produk mesin espresso dari Nestle.

Nespresso

6. Peanut Butter Recall

Wah, kenapa banyak selai kacang direcall? Ternyata banyak diantara selai kacang itu mengandung bakteri Salmonella. Larangan peredaran terhadap puluhan produk di Amerika ini mulai diberlakukan oleh FDA pada tanggal 23 Maret. Sampai saat ini larangan ini masih diberlakukan. Apalagi produsen kacangnya sendiri, Peanut Corporation of America sudah mengajukan petisi bangkrut, dan disebutkan “tidak bisa berkomunikasi kepada konsumen dan distributornya. Berita lengkapnya, lihat disini.

king_nut_peanut_butter_recall

Mau tau siapa juaranya? baca aja posting besok yang udah terbit……

Friday, November 13, 2009

Tiket Edmonson.

Sayang, tiket Edmonson sudah tidak dipakai lagi di kota Banjar. Tiket KRD Cicalengka-Padalarang pun sekarang sudah nggak pakai tiket Edmonson, diganti tiket tipe “karcis-parkir”.

Tiket Edmonson mungkin diganti karena sekarang menjadi tidak ekonomis lagi. Kertasnya memakai kertas karton yang tebal jaman sekarang sudah tidak ekonomis. Apalagi yang kecil ini lebih sulit “dijaga” keberadaannya daripada tiket tipe “karcis-parkir” atau tipe “kwitansi”.

Mudah mudahan, di suatu stasiun, masih ada tiket edmonson yang bisa dikoleksi…

Tiket Edmondson, Apa Itu?

PERNAH dengar tiket Edmondson?  Ini adalah tiket kereta api yang terbuat dari karton dengan ukuran sekitar 6 cm x 3 cm.

1400088p[1]

Tiket tipe ini sudah jarang ditemukan karena PT Kereta Api-KA (Persero) sudah mengganti sistem tiket yang pertama kali diperkenalkan tahun 1840-an di Inggris ini dengan tiket sistem komputerisasi. Penggantian sistem tiket dari tiket Edmondson ke sistem komputerisasi itu khususnya dilakukan di stasiun-stasiun besar. Di stasiun-stasiun kecil di berbagai daerah di Pulau Jawa, tiket Edmondson masih dipakai.

Adalah Thomas Edmondson, yang semula hanya perajin furnitur, station master atau semacam kepala stasiun di Newcastle dan Carlisle , Inggris, yang memperkenalkan sistem temuannya pada jalur kereta api Manchester dan Leeds pada tahun 1840-an. Sistem itu adalah sistem validasi pembayaran karcis kereta api serta sistem akunting untuk meningkatkan pendapatan yang kemudian diberi nama sesuai si penemu, Edmondson.

Seiring dengan pembukaan Railway Clearing House  – sebuah organisasi yang dibikin untuk mengatur alokasi pendapatan kolektif dari berbagai perusahaan kereta api – pada 1842, sistem Edmondson pun digunakan sebagai sistem ticketing secara luas. Berbagai item standar pun ditetapkan pada tiket karton itu. Misalnya, besarnya tiket (aslinya 2,5 cm x 5 cm) dan diberi nomor.
Saat stasiun mengeluarkan tiket itu, ada mesin yang akan mencetak tanggal sesuai dengan saat tiket dikeluarkan (mesin stempel tiket). Tiket itu juga dibedakan berdasarkan tujuan dan kelas (bisnis, ekonomi, eksekutif). Pola dan warna tiket dibedakan untuk memudahkan petugas dan calon penumpang membedakan tipe tiket. Intinya, tiket tipe Edmondson merupakan satu sistem ticketing kereta api mulai dari bentuk dan bahan tiket yang mungil, mesin cetak tanggal, hingga ke alat yang biasa digunakan oleh kondektur kereta api untuk memeriksa tiket para penumpang.

Sistem tiket ini kemudian diadopsi oleh beberapa negara di Eropa seperti Czechoslovakia, Perancis, Jerman, Polandia, Swiss, Belanda, bahkan hingga ke luar Eropa seperti Australia, Argentina, dan Hindia Belanda saat Staats Spoorwegen (SS) memperkenalkan sistem tiket itu. Di Inggris, tiket Edmondson digunakan hingga 1990. Di beberapa kota di Inggris, tiket itu bahkan sudah berhenti digunakan pada 1980-an. Belanda, dalam hal ini Nederlandsche Spoorwegen (NS) – perusahaan kereta api –  menghentikan tiket tipe Edmondson pada 1982.

1400463p[1] 

Negara-negara yang dulu mengadopsi tiket Edmondson, kini sudah secara total meninggalkan sistem tersebut. Swiss masih menggunakan tiket Edmondson di beberapa stasiun hingga Desember 2007. Kini, tiket legendaris itu lebih banyak digunakan sebagai tiket untuk masuk ke wisata kereta api tempo dulu, wisata pusaka (heritage tourism).

Di Indonesia, Museum Kereta Api Ambarawa masih menyimpan mesin stempel tiket atau karcis bermerek Edmondson dari tahun 1923. Di beberapa stasiun kecil yang masih menggunakan tiket tersebut, tentu kita masih bisa melihat seluruh sistem tersebut, mulai dari karcis, mesin stempel, dan alat pengecek tiket milik kondektur.

Semoga, seluruh perlengkapan perkeretaapian tempo dulu tak lantas lenyap tanpa bekas sebelum sempat diselamatkan. Sebelum akhirnya seluruh sistem tiket Edmondson berhenti beroperasi secara total, hendaknya PT KA segera hunting melacak keberadaan peninggalan sistem perkeretaapian masa lalu itu, termasuk peluit, topi dan pakaian masinis serta kondektur untuk disimpan pada museum kereta api. Pabrik pembuat tiket Edmondson pun harus tetap hidup, setidaknya untuk mencetak tiket guna keperluan wisata pusaka (heritage) dan melestarikan pabrik tersebut agar khalayak bisa menengok ke perut pabrik itu sehingga bangunan itu tak dibongkar demi kepentingan bisnis semata.

 

WARTA KOTA Pradaningrum Mijarto
Artikel diambil dari Kompas - Wisata Kota Tua

Monday, November 2, 2009

www.honocoro.com, URL untuk semua

Hanacaraka atau dikenal dengan nama carakan atau cacarakan (bahasa Sunda) adalah aksara turunan aksara Brahmi yang digunakan atau pernah digunakan untuk penulisan naskah-naskah berbahasa Jawa, bahasa Madura, bahasa Sunda, bahasa Bali, dan bahasa Sasak.

Wikipedia

40 tahun setelah koneksi pertama antar komputer, ada breaktrough baru bagi Internet. Kemarin, ya beberapa hari yang lalu sih sebenarnya, ICANN, alias badan yang meregulasi nama domain internet di seluruh dunia, memutuskan untuk memperbolehkan dipergunakannya script selain latin dalam pembuatan domain internet.

800px-Hanacaraka-jawa 

Alamat internet diatas adalah palsu, tapi mulai beberapa minggu lagi, domain seperti honocoro.com sudah mulai bisa didaftarkan. Website dengan domain seperti diatas sudah bisa mulai live sekitar tahun depan. Dan diperkirakan akan mulai booming pertengahan 2010.

Konsekuensi

Konsekuensinya besar, positif dan negatif. Positifnya, negara negara yang menggunakan skrip selain latin seperti Jepang, Cina, Korea, Rusia, Thailand, bisa mulai menggunakan huruf native-nya untuk mengetikkan alamat website. Tak ada lagi acara ke control panel dulu, mengganti keyboard language, mengetik alamat URL, lalu ke control panel lagi, untuk mengganti keyboard untuk menulis email dengan skrip native-nya.

Negatifnya? URL yang sangat lokal tidak bisa diakses semua kalangan. Artinya, kalau mau ngetik URL yang honocoro.com dalam skrip jawa, harus mengerti dulu skrip jawa, dan mengganti keyboard languange dengan skrip jawa. Cape…

Negatif dua, buat para developer dan pemilih domain. Kini pemilik domain harus mendaftarkan dua domain sekaligus atau lebih. Domain honocoro.com harus didaftarkan dalam bentuk latin maupun bentuk skrip jawa. Tambahan biaya yang nantinya akan masuk ke user.

Anyway, pembuatan domain ber-UTF-8 sesungguhnya perlu disambut baik, agar internet semakin global (kayak yang belum global ajah…).

 

Catatan:
Bagaimanapun kamu menulisnya dan menyebutnya, gw akan menggunakan kovensi penulisan sesuai penyebutan. Bukan penulisan sesuai aturan. Jangan ditiru untuk dokumen resmi.
www.honocoro.com adalah domain fiktif yang digunakan sebagai contoh dan tidak mengarah ke situs yang sebenarnya. mengkliknya pada saat tulisan ini dibuat mengakibatkan error 404 (tidak ditemukan).

Sunday, October 25, 2009

Inilah Kenapa IE Nggak Pernah Bener!

Tak terasa, sudah 40 tahun yang lalu bibit awal dari Internet muncul. Internet, jauh sebelum WWW, adalah dua buah komputer yang dihubungkan. Sebuah kata diusahakan untuk dikirim, tapi hanya dua huruf yang lolos.

Still, Kleinrock recalls a tangible sense of excitement that night as Kline sat down at the SDS Sigma 7 computer, connected to the IMP, and at the same time made telephone contact with his opposite number at Stanford. As his colleagues watched, he typed the letter L, to begin the word LOGIN.

"Have you got the L?" he asked, down the phone line. "Got the L," the voice at Stanford responded.

Kline typed an O. "Have you got the O?"

"Got the O," Stanford replied.

Kline typed a G, at which point the system crashed, and the connection was lost. The G didn't make it through, which meant that, quite by accident, the first message ever transmitted across the nascent internet turned out, after all, to be fittingly biblical:

"LO"

The Guardian

Dua huruf “LO” mengawali sebuah koneksi antar komputer yang kemudian dinamai Internet. Luar biasa.

internet-map

Setelah pada tahun 1989, protokol world wide web ditemukan, mulailah perang browser terjadi. Antara Netscape, cikal bakal Firefox dan Internet Explorer, buatan Microsoft. Walaupun sekarang perang itu tampaknya sudah berakhir dengan IE dipakai di lebih dari 70% pengguna browser, tapi ada yang mengganjal.

IE nggak pernah bener.

Actually, IE yang bener mungkin hanya IE3. Versi pertama IE yang diluncurkan ke publik. IE4 walaupun dengan sistem yang lebih stabil daripada IE3, sudah memulai masa-masa kelam, dimana benda yang bernama ActiveX mulai ditanamkan. IE5 yang dibundel dengan Windows 98 adalah bencana besar. Walaupun sukses secara kuantitas, sukses kualitas tidak terjadi. Banyak pengguna IE yang sebenarnya terpaksa menggunakan IE. Ratusan megabyte security update digelontorkan. Bahkan installer untuk security lebih besar daripada IE stand alone itu sendiri.

IE 5.5 dan IE6 yang dibundel dengan Windows Me dan Windows XP tidak berhasil mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap IE. Bahkan Korea terpaksa mengeluarkan putusan yang memaksa Microsoft untuk tidak memasukkan IE di Windows rilis berikutnya.

ie6-dumb[1]

Kenapa IE nggak pernah bener? Banyak orang pake IE – di kantor. Tapi sampai rumah, mereka yang memiliki browser lain seperti Firefox dan Opera selalu memilih menggunakan itu. Mereka hanya membuka IE untuk Windows Update. Ternyata ada jawaban kenapa IE nggak pernah bener.

Denier

Tak disangka kemungkinan besar dari kegagalan IE selama ini adalah founder dari Microsoftnya sendiri, yaitu Bill Gates.

In 1995 I was part of a press party that was flown out to Microsoft, where a rueful executive told us, "I'm in charge of the product that Bill Gates said would never happen." It was the launch of Microsoft's first web browser, Internet ­ Explorer. Gates, the richest and most powerful chief executive in the world – and a highly technologically literate one at that – had been an "internet denier" in terms of its transformative nature.

The Guardian

Yap. Pada awal awal internet dipublikasikan secara massal, Bill Gates menolak keberadaannya, dalam artian, Bill Gates tidak percaya internet bisa mengubah dunia.

Apa yang pada awalnya tidak diniati dengan baik inilah yang sekarang jadi merembet kemana mana. Walaupun Windows menjadi yang pertama dalam urusan komputer bisnis, tapi virus, spyware, malware, selalu menyerang sistem operasi buatannya, lewat lubang yang dari dulu tetap sama, sumbernya pun nyaris selalu sama. Internet.

Monday, September 28, 2009

De Grote Postweg, Penting Ga Sih?

Hari ini melihat sebuha liputan stasiun televisi yang sedang ngeliput soal “De Grote Postweg” alias “Jalan Besar Pos” atau “Jalan Raya Pos”. Dibuat di sekitar abad 19-an oleh William Daendles.

Jalan Raya Pos adalah jalan yang, kalau dalam ukuran sekarang sih bisa disebut “gang”. Bayangin lebarnya cuma 4 meter, untuk dua lajur. Yang mungkin kalau jaman dulu bisa sih buat dua buah kereta kuda berpapasan. Jalan Raya Pos, panjangnya sekitar 1000km lebih banyak dari Anyer menuju Pamanukan. Jauh donk.

Apa sih signifikannya tentang Jalan Raya Pos yang dibuat oleh orang Belanda untuk mentransportasikan benda-benda pos ini? Oh banyak banget. Setidaknya, Daendles berhasil membuat blueprint besar bagaimana jalan-jalan di wilayah Jawa harus dibuat. Bagaimana tidak, Jalan Pos yang panjang ini menembus banyak sekali kota besar di Jawa, dari Anyer, Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, terus ke timur hingga Semarang, Blora, Surabaya, dan berakhir di Pamanukan.

Gw pribadi agak lupa apakah pembangunan Postweg ini dimulai dari Bandung atau dari kota lain. Yang jelas, katanya perjalanan besar kota Bandung dimulai dari pembangunan Postweg ini. Dulu meneer tidak tahu Bandung, tapi sekarang meneer jajan di jalan Braga, cuma 400m dari Postweg.

Caption di stasiun televisi itu menyebutkan, “Impian Daendles memakan 12.000 korban jiwa”. Gw termasuk yang setuju, bahwa untuk sebuah kemajuan, harus ada sesuatu yang dikorbankan. Memang ga logis kalau korbannya sampe 12.000 nyawa. Tapi kalau melihat infrastruktur, teknologi dan tingkat ke-lebay-an statistik waktu itu, (sayangnya) itu menjadi terbayar lunas.

Ruas Cadaspangeran yang terkenal misalnya. Katanya disana memakan banyak sekali korban. Sampe sang pangeran yang katanya ikut jadi korban (cmiiw) berkata, “setelah jalan ini selesai, tidak akan ada korban lagi ketika melintas di jalan ini”. Ajaibnya, tidak satupun kecelakaan lalu lintas di daerah itu, memakan korban jiwa, setidaknya sampai hari ini.

Postweg terbukti penting untuk jaman sekarang. Atas dasar itulah jalan-jalan modern di Indonesia dibuat. Seharusnya, kita menghargai jasa Daendles, arsitek-nya dan 12.000 pekerja lebih yang membuat jalan itu. Berkat mereka, mudik tahun ini anda sudah punya jalan yang lumayan. Bayangkan kalau harus ke Cikampek dulu untuk menuju Sumedang. Nggak praktis kan?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Image