The Wayback Machine - https://web.archive.org/web/20210204123217/https://electrohide.blogspot.com/search/label/Corporate
Showing posts with label Corporate. Show all posts
Showing posts with label Corporate. Show all posts

Monday, September 22, 2014

Sunatan Massal BigTV

Untung sunatan masal ini pas 1 bulan menjelang kontrak ane selesai.
Untungnya lagi, ane pake tipitabung, jadi mau sunat channel HD pun nggak ngaruh.

Dari isunya, yang mau cere kudu bayar 300 ribu...

Image
Gw ikutan waktu ada promo inih

UNTUNGNYA LAGI. Ane tidak pernah tandatangan APAPUN.

Monday, April 7, 2014

Support Windows XP Berakhir, Dan Pengaruhnya Ke Publik

Itulah kata kata yang akhir akhir ini gw baca kalo Microsoft ngeposting sesuatu tentang berakhirnya support buat Windows XP.

“Tinggal dimatiin updatenya, jadi nggak papa. Selama ini juga nggak papa.”

Image

Bad news is, mau matiin update, nggak mau matiin update, nggak ngaruh buat kamu kamu yang biasa gw sebut “pengguna rumahan”. Berhentinya support Windows XP memang terasa biasa biasa saja untuk pengguna rumahan.

Benarkah? Sebenarnya ada beberapa hal yang akan terjadi dan akan terasa untuk pengguna rumahan. Berikut diantaranya.

Saturday, May 11, 2013

Berapa Lama Waktu Yang Diperlukan Untuk Bikin Naga Indosiar?

Image

WE, iya. BANYAK dari kita komplain. Indosiar kok bisa sih nge-deliver sinetron yang pake gambar naga? Tapi dengan jalan cerita yang ajaib, dan tentu saja, lengkap dengan gambar naga 3D CGI (Computer Generated Image). Kita juga teriak: GAK MODAL!

Tapi tahukah kamu? Apa yang sebenernya terjadi di “balik layar” pembuatan Naga-Naga Indosiar? User kaskus Frostedge menjelaskannya:

Tuesday, February 19, 2013

Jejualan.com, Hosting Jualan Ala Kadarnya

UPDATE: Setelah diumumkan, tentu saja seperti yang sudah gw duga, pemenang pertamanya bentuknya lebih mirip Advertorial daripada Review. Karena sudah selesai kontesnya, bannernya gw copot dari sidebar.


POSTING INI WALAUPUN DIIKUT-SERTAKAN PADA KONTES, AKAN TETAP DIJAGA KEMERDEKAANNYA

Jadi, gw udah beberapa kali mendengar ada Kontes dari Jejualan.com. Dari namanya sih gw kira semacem FJB lain, duplikat Berniaga, Tokobagus, atau another Kaskus FJB. ternyata gw salah. Jejualan adalah sebuah hosting, yang ber-spesialisasi di toko online. Mereka punya template toko online, dengan CMS sendiri, kemudian dijual.

Image

Beda dengan hosting lainnya yang ngitung space yang dipakai, jejualan tidak. Jejualan ngitung berapa banyak barang yang bisa ditempel. Yang lebih murah maksimum nampung 500 barang, yang lebih mahal, tak terhingga. Dua duanya dengan gratis domain. Yang lebih murah masih ada embel-embel hostingnya, yang lebih mahal bisa full “white label” alias tidak perlu mencantumkan kata jejualan.com di manapun.

Pertanyaan: Murah? Atau justru boros?

Saturday, June 2, 2012

Esia Max-D, Tetep Paling Mahal

Pas gw mengobrak abrik kaskus, tiba tiba muncullah sebuah trit dengan nama: Bakrie Telecom Luncurkan Modem Dan Paket Internet Super Cepat. Mata gw melirik tajam. Sebab seinget gw, BTEL dengan AHA dan ESIA adalah operator CDMA yang tarif internetnya PALING MAHAL.

Image

Gak percaya, cek post ini: Aha, Wimode Ganti Kulit.

Nah kemudian muncullah si Max-D ini yang diklaim sebagai Internet Max, Biaya Mini. Memberikan kuota terbesar sampai 35GB dan flexibilitas dari mulai 25 ribu saja per bulan.

O Reilly? Benarkah?

Wednesday, December 8, 2010

Pajak Untuk Rakyat (?) – Part #3

Sebelumnya kita sudah itung sisa pendapatan warteg. Jadi, bagaimana kita bisa menghindari pembayaran PB1 yang bisa dibilang mencekik, biadab dan dikeluarkan oleh drakula itu?

Diversity

Pertama tama, simak dulu berita yang ini:

Motorola has just announced that it'll formally be split into two companies as of January 4th, 2011. Actually, that's not technically accurate: Motorola Mobility -- the phone and set-top box guys -- will be spun off into their own entity, while the parent company will change its name from Motorola to Motorola Solutions

Engadget

Motorola, adalah perusahaan besar yang membuat telepon genggam, handy talky, tapi juga membuat peralatan komunikasi infrastruktur lain, seperti modem, antena BTS dan repeater. Bagaimana sebuah warteg bisa mencontoh permodelan pemisahan bisnis seperti ini? Jawaban gw adalah, emang kalian enggak butuh minum?

Tuesday, December 7, 2010

Pajak Untuk Rakyat (?) – Part #2

Kemarin kita udah bahas seberapa menyiksa, dan nggak tau malunya pemerintah DKI Jakarta kalau menerapkan “Pajak Warteg”. Kali ini kita lanjutkan meneropong, seberapa besar sih omzet 60 juta itu?

Keuntungan

Kita udah hitung sebelumnya, kalau warteg kamu berpendapatan 165ribu aja per hari, maka kamu udah wajib bayar PB1 ini. Berapa besar sih 165ribu?

Menurut ibu gw, orang jualan makanan, biasanya membuat margin keuntungan dari bahan baku yang sangat besar, bahkan hingga diatas 100%. Kalau berkaca sama kata kata ibu gw, maka setengah dari 165ribu itu, akan diputar kembali di pasar tradisional, dimana bahan baku dibeli. Maka pendapatan setelah dikurangi bahan baku menjadi sekitar 85ribu.

Monday, December 6, 2010

Pajak Untuk Rakyat (?) – Part #1

Sejak kasus Gayus mencuat, kepercayaan gw terhadap yang namanya pemanfaatan pajak, atau retribusi, atau sejenisnya menurun drastis. Saking drastisnya, kadang gw sampe memutuskan segala yang gw beli harus tidak dipajakin dulu.

Dalam kehidupan sehari hari, ada dua pajak yang gak bisa gw hindarin secara langsung. Yang pertama itu Pajak Pertambahan Nilai, alias PPN, dan yang kedua Pajak Pembangunan 1, atau Retribusi Pembangunan 1. Gak jelas antara retribusi dan pajak, karena setau gw daerah gak boleh mungut pajak. Yang boleh retribusi. Ah tapi itu kan cuma term aja.

PPN biasanya muncul kalo gw beli consumer goods, mie instan termasuk. Retail besar maupun warung sekarang berbaik hati. Mereka langsung menambahkan PPN di harga jual mereka. Jadi kalo gw beli mie seharga 1.200, artinya itu udah termasuk PPN. Mata gw gak sepet.

Wednesday, February 3, 2010

TV Champion, Ahli Pindahan

Masih inget TV Champion? Itu lho acara yang penuh dengan kejuaraan kejuaraan aneh. Dari yang skillfull seperti paling jago masak mie, sampe yang hobi-full seperti orang yang paling jago pengetahuan tentang mie.

Tadi acara itu ada lagi di TPI, sekitar ya… jam 10 lah, kok tapi kenapa pas ketauan siaran udah nyaris Champion Stage. Huhuhu… kayaknya lain kali harus pake note buat ngingetin kalo ada TV Champion deh. Hari ini kebetulan diperlombakan, ahli pindahan.

Tugas ahli pindahan itu hanya membungkus barang dan memindahkannya ke dalam truk. Kemudian menurunkannya di tempat tujuan, biar keluarga baru yang mengatur barang mana ditaruh dimana. Pindahan di Jepang memang tidak simpel, karena selain tidak sembarang orang boleh mengendarai dan menggunakan truk, budaya Jepang yang tenang juga membuat pindahan menjadi lebih rumit. Pokoknya jauh deh sama pindahan Indonesia yang serba ribut dan riweuh.

Monday, December 28, 2009

Head to Head: Carrefour Kircon vs. Griya Hemat

Kemarin, gw kan udah ngejelasin bagaimana cara mendapatkan return 10x lipat kalau harga di tempat lain lebih mahal daripada di Carrefour. Sekarang gw bakal membandingkan head to head, products by products antara Carrefour dan Griya.

Carrefour - Yogya

Beda jaraknya cuma sekitar 500 meter, kalau menggunakan angkot, paling biayanya cuma seribu rupiah. Nah, kira kira, mana ya yang lebih murah? Gw tidak akan membandingkan semua produk. Lagian cape amat gw musti nyatetin semua produk. Hanya beberapa item yang akan gw bandingkan. Tapi item item ini bisa dibilang mewakili kelas produk yang sejenis.

Fresh Department

Gw membandingkan jeruk shantang, telur, dan greenery.

wet (0)

Carrefour

 

Griya

10.800

Egg (per kg)

10.900

6.450

Shantang Orange (per kg)

6.500

packaged:
1000/pak

Greenery

all items weighted

bisa dilihat, Carrefour hanya unggul sedikit dalam urusan sayuran sedangkan sekilas urusan daging, Griya Hemat lebih mahal beberapa ratus rupiah daripada Carrefour Kiaracondong.

Canned and Instant Food Department

Gw membandingkan harga susu, bumbu instant dan agar agar.

canned foods donated

Carrefour

 

Griya

2.375

Diamond Milk (200ml)

2.575

1.750

Royco, pack 6x18gr

1.800

2.100

Swallow Globe Gelatin

1.975

Kecuali agar-agar, Carrefour lebih murah daripada Griya. Tapi perbedaannya tidak cukup signifikan kalau hanya beli dalam kuantitas kecil.

Grocery Department

Ini adalah salah satu yang dijamin 10x lipat oleh Carrefour. Gw agak sedikit sensitif di bagian ini. Tapi ada hasil yang sedikit agak mengejutkan. Gw hanya sempat membandingin 2 produk, Sunlight gel refill yang paling kecil, sama So Klin sekali bilas (bukan Molto!)

ALL_96oz_Stainlifter

Sunlight gel refill yang paling kecil (sekitar 100ml aja) di Griya harganya 1.575, kalau di Carrefour 1.890. Harga bukan promo di kedua toko. Ding, ding, ding, ding! Selamat! Anda berhak mendapat penggantian selisih harga 10 kali lipat di Carrefour! Syarat dan ketentuannya lihat disini. Sekarang mari kita hitung berapa keuntungannya. Selisih harga barang di kedua store adalah 1.890 – 1.575 = 315. Jadi penggantiannya sebesar 3.100 hingga 3.200! Lalu karena kita terpaksa beli dua biji seharga 3.465, dan kita mendapat penggantian 3.100. Maka kita dapet Sunlight itu cuma bayar 365 rupiah sadja! Menghemat 90%!

Produk yang kedua itu SoKlin sekali bilas. Di Griya harganya 6.250 (bandingin sama Molto yang bisa 8rb lebih!) tapi kemarin karena ada promo jadi harganya 5.625 sadja. Di Carrefour? Ajaib! Nggak ada! Nggak ada itu yang namanya SoKlin sekali bilas! Kenapa ya? Jangan jangan Molto memproteksi SoKlin di Carrefour? Hmm… bisa jadi.

Plasticware dan Utilities

Haduh, sebenernya sedikit nggak adil kalo ngebandingin plasticware (barang barang plastik) di Griya dan Carrefour. Kenapa? Soalnya Griya menang sangat sangat jauh. Beda harganya bisa sampe ribuan rupiah malah.

allprod

Komet Star container rata rata dijual di Griya sama Yogya bisa banting bantingan sampai hanya 6000 saja! Tapi kalau di Carrefour, Container yang berukuran sama bisa sampe 10 ribu lebih!

Utilities seperti di gelas juga, di Carrefour bisa satu setengah kali lebih mahal daripada Griya.

Jadi, memang untuk urusan makanan fresh, kecuali mie instant, Carrefour lebih murah daripada Griya. Tapi untuk barang barang yang bisa dipakai lama, jelas Griya jauh lebih murah.

Jadi pengen ke Mutiara Kitchen…

 

Disclaimer: Harga dipantau pada 26 Desember 2009. Saat anda membaca ini, mungkin harganya sudah berubah. Cek syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum menyetujui semua transaksi.

Sunday, December 27, 2009

Carrefour, “Kami Ganti 10x Harga Selisihnya!” Caranya?

Ke Carrefour iseng karena abis ke Griya Hemat, sekalian bener-bener ngebandingin bener lebih hemat apa enggak. Kalau ternyata bener Griya Hemat lebih hemat, kan lumayan bakal dapet penggantian ongkos angkot. Kenapa? Karena Carrefour bilang, kalau yang lain lebih murah, kita ganti 10x lipat. Katanya begono.

Nah, gimana cara untuk mendapatkan klaim 10 kali lipat? Ini menurut Customer Service yang gw temui di Carrefour Kiaracondong kemarin siang:

  • Produk yang dibandingkan harus bukan dalam masa promosi.
  • Produk harus dibeli di kompetitor* yang jaraknya maksimum 2km dari lokasi gerai Carrefour.
  • Produk harus dibeli pada hari yang sama.
  • Produk bermerek sama dan berukuran (volume pembelian) sama**.
  • Yang dijamin hanya produk:
    • Makanan (termasuk makanan mentah, makanan instan, kalengan, sayuran, daging, buah, produk susu dan yang dibuat dari susu, beras. Tidak termasuk roti, pastry dan turunannya serta instant salad)
    • Deterjen (termasuk pelembut pakaian).

Carrefour - Yogya

Sebenarnya agak bertentangan dengan apa yang gw baca di situsnya Carrefour Indonesia:

Hanya berlaku untuk produk kebutuhan sehari-hari (grocery) dan produk segar, kecuali departemen Bakery dan Salad Bar.

Carrefour Indonesia: Komitmen

Produk grocery kan banyak, nggak cuma deterjen. Termasuk sabun cuci piring, hard cleaner macam Vixal, pembersih lantai, bahkan pasta gigi (klaim brand Enzim) juga ada yang menggunakan unsur deterjen. Hmmm…

Worthed WORTH IT Gitu?

Klaim hanya bisa dilakukan untuk maksimal 5 jenis barang yang berbeda dan setiap jenisnya maksimal 1 unit atau seberat 1 kg, nilai maksimum pengembalian Rp. 100.000,00 dari setiap struk pembelanjaan.

Carrefour Indonesia: Komitmen

Lumayan worthed layak sih harusnya. Duit 100 ribu bisa buat beli bensin, atau… pesen Sensasi Delight di Pizza Hut kan? Tapi bagaimanapun maksimum pengembalian seratus ribu tadi berarti cuma perbedaan hingga maksimum 10 ribu rupiah saja yang akan diakui. Perbedaan sepuluh ribu tadi maksimum juga dalam 5 produk yang berbeda.

Jadi gimana strateginya? Kalau misalnya perbedaan lebih dari 10ribu, atau diatas 5 barang, sodorin aja yang kombinasi perbedaannya paling besar.

Siapa Itu Kompetitor?

Perbandingan selisih hanya bisa dilakukan untuk gerai moderen (Griya/Yogya, Giant Superindo, Hero dan Hypermart) yang berjarak maksimum 2 km dari Carrefour tempat Anda mengklaim dan tidak berlaku untuk pembelian di pasar tradisional atau toko kecil.

Carrefour Indonesia: Komitmen

Artinya, kalau di sekitar gerai Carrefour tidak ada Griya/Yogya, Giant, Hero, atau Hypermart, maka kamu nggak bisa “menikmati” jaminan 10 kali lipat penggantian ini.

Dalam contoh kasus Carrefour Kiaracondong, yang menjadi Kompetitor adalah Griya Hemat (+/- 500m), Griya Buahbatu (+/- 1400m) dan Hypermart MTC (+/- 2000m, nyebrang, bukan muter pake mobil). Kalo diterjemahkan dengan tarif angkot, ya 2000 rupiah lah maksimum perbedaannya. Lumayan kan? Sapa tau kamu bisa pulang naik angkot gratis. Cuma butuh perbedaan 200 rupiah aja lho buat nutupin biaya angkot itu!

Kenapa Borma (+/- 300m) nggak masuk dan dianggap bukan kompetitor? Mungkin, Borma masih dianggap supermarket lokal yang ukurannya enggak seberapa. Tapi kalau dipikir, Borma juga harganya nggak kalah miring dengan yang lain lho, apalagi untuk produk kebutuhan sehari-hari, snacks sama plasticware.

Lalu bagaimana hasilnya? Baca Head to Head: Carrefour Kircon vs. Griya Hemat.

Wednesday, December 23, 2009

Modem EVDO 300 ribuan! Wait…

Pagi pagi gw udah dibombardir iklan seperti ini:

modem-3[1]

So delicious to miss kan?

Nah sekarang, kita lihat backrgoundnya dulu yah…

Pantech Curitel is a South Korean company specializing in manufacturing mobile phone terminals. It was established in 2000. Its market is mainly domestic, but Pantech Curitel also has interests in Brazil, Japan, Hong Kong, China, India, Europe, Australia, Taiwan, USA, Mexico and Canada. It is currently the third largest mobile handset maker in South Korea, behind Samsung and LG Group.

Wikipedia

Hm… kayaknya merek yang dapat dipercaya. Sekarang spesifikasi produknya:

  • Cellular Technology : CDMA 1X, EV-DO
  • Bands: 800, 850, 1900
  • 802.11x: No
  • Mac Compatible: No Yes?
  • Slot Type: PC Card
  • USB: Yes

Cukup menyenangkan kan melihatnya? Ternyata modem ini triple band. Bisa dipake di jaringan CDMA 850 dan 1900, alias bisa dipake di band 1900 seperti Smart dan operator CDMA 850 lain kayak Flexi dan Esia juga. Tapi teuteup… harus di unlock dulu. Harga unlocknya? Ga tau ya saya.

Is It Worth?

Review PC Magazine bilang kalau ini adalah modem yang paling lambat di kelasnya. Kamu lebih baik beli Sierra Wireless. Sedangkan Tech Freak bilang satu satunya kelemahan dari modem ini adalah tidak support Mac. Tapi menurut Mobile 8, Pantech PX 500 sudah support Mac.

px-500

299 ribu juga harga yang menggiurkan, tapi kalau berlabel cuci gudang? waitaminute… pasti ada apa apanya donk. Tentu saja, lihat syarat dan ketentuannya seperti biasa:

  • Harga khusus diatas dengan pembelian voucher Rp 100 ribu
  • Harga belum termasuk PPN

Artinya, untuk membeli modem seharga 299 ribu ini, kamu harus mengeluarkan tambahan 100 ribu untuk membeli voucher. subtotal, 399 ribu. Lalu ditambah PPN 10% sebesar 29.900 (voucher 100 ribu sudah termasuk PPN). Jadi total duit yang harus kamu siapin untuk beli modem adalah Rp. 428.900,00 tambah ongkos, tambah makan di mall, jadi Rp. 450 ribu sadja.

Harga normal untuk modem ini adalah 499 ribu, belum termasuk voucher dan PPN, atau Rp. 548.900,00. Atau hemat sekitar 21,86% belum termasuk ongkos dan jajan di mall.

Sounds good? Sekarang terserah anda. Gw sih udah punya yang lain, cuma mengabarkan aja. Inget, penawaran hanya berlaku HARI INI. Kalo mau beli, silahkan disini cari di Annex Kebon Sirih, Roxy, dan Margonda. Kalau di Bandung ada di BEC, dan Surapati.

Info lebih lanjut, tanya SPGnya, tapi baca dulu disini sebelum nanya.

 

Update: Menurut PC Magazine, Pantech PX 500 tidak support mac, tapi kata Mobile 8 dia support, silahkan tanya lagi ke SPG/SPB yang sedang mejeng disana.

Sunday, December 13, 2009

“Sumpeh! Gue Ga Kenal!” Kata Pejabat…

"Saya tidak pernah melakukan komunikasi dalam bentuk apapun. Saya tidak pernah menelepon, saya tidak pernah ditelepon. Saya tidak kenal, saya tidak pernah bertemu dengan seorang yang bernama Robert Tantular,"

Sri Mulyani, Menteri Keuangan

WOW! Siapapun yang mendengar perkataan itu akan WOW! Apalagi kalau sudah dikaitkan dengan jabatannya yang juga WOW! Pertanyaan besar: mengapa Sri Mulyani, Menteri Keuangan, tidak mengenal, tidak pernah berkomunikasi, tidak pernah menelepon, yang namanya Robert Tantular, konglomerat, pemilik perusahaan raksasa, dan tentu saja, pembayar pajak (kalau dibayar…).

Sri Mulyani (SM) ini jelas bullshit jika tidak mengenal seseorang yang bernama Robert Tantular (RT). Mari lihat kamus dulu:

ke·nal v 1 tahu dan teringat kembali: baru mendengar suaranya, aku sudah -- siapa dia; 2 tahu; mempunyai rasa: tidak -- malu; 3 pernah tahu (bersahabat): saya belum -- dng orang itu; 4 mengerti; mempunyai pengetahuan tentang: sebagian warga kita belum -- (aturan) hukum dan pajak;

ber·ke·nal·an v 1 bersalaman dsb agar (saling) mengenal; 2 bergaul atau bersahabat (dng): ia tidak mau ~ dng tetangga;

me·nge·nal v 1 mengetahui; kenal (akan); tahu (akan): tidak ~ kawan dan lawan; 2 mempunyai rasa: pd umumnya penyakit itu tidak ~ perikemanusiaan;

ke·nal-me·nge·nal v saling mengenal (mengetahui): ternyata keduanya belum ~;

me·nge·nali v mengetahui tanda-tandanya (ciri-cirinya): kau harus dapat ~ wajahnya agar tidak salah;

ter·ke·nal v dikenal atau diketahui umum; termasyhur; tersohor: kemanjuran obat ini telah ~ di seluruh dunia;

ke·nal·an n orang yg sudah dikenal; sahabat; teman: dia adalah ~ saya yg baik hati;

per·ke·nal·an n hal (perbuatan) berkenalan (memperkenalkan): ~ pertamanya dng wanita itu sangat mengesankan hatinya;

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dari definisi jelas, bahwa yang disebut dengan “kenal” tidak perlu “berkenalan”, “kenal” bisa juga tahu, tahu tentang seseorang, tahu tentang informasi seseorang. Dalam kasus ini, SM kenal dengan RT.

Bagaimana mungkin SM tidak kenal RT? RT adalah salah satu pembayar pajak yang besar di Indonesia. RT mempunyai banyak perusahaan. Sebagai pengusaha, RT tentu saja masuk KADIN. Lha, kok bisa sih? SM tidak mengenal sedikitpun profil RT? Pasti juga SM bisa mengenali foto RT ketika ditunjukkan.

Yang gw pikir, kalau memang pejabat negara ini nggak kenal siapa yang menjadi bawahannya, jelas itu pejabat aneh. Naik jabatan aja kudu “sosialisasi” kesana kemari, nggak mungkin naik jabatan 100% karena prestasi, pasti kudu berteman dengan orang orang di sekitarnya.

Lalu ini ada lagi pejabat negara, nggak tau orang seperti apa yang akan diaturnya? Jelas aja negara ini menjadi super bobrok! Pejabat negara itu pasti bakal buat aturan sendiri yang jauh dari aspirasi orang yang bakal diaturnya.

Sri Mulyani (_) Robert Tantular

Lha, trus? Kok bagaimana bisa SM tidak kenal RT? Tak mungkin. SM bohong besar kalo tak kenal RT. Setidaknya dalam rapat KKSK pasti disebutkan kalau pemilik Century adalah RT. Berarti dalam otak SM harusnya sudah tahu, minimum RT adalah pemilik Century yang memiliki aset sekian. Lalu kemudian mengambil “kebijakan” berdasarkan “perkenalan” itu.

Tolong deh bu Sri, nggak usah bikin statement aneh-aneh, anda sebagai pejabat negara sudah sepantasnya kenal, mengenal, berkenalan, dan mengenali Robert Tantular, sebagai pengusaha! Kalau misalnya anda tidak mengenal orang seperti ini, berapa besar potensi pajak yang hilang? Nggak usah sok ja’im dengan mengatakan “kan ada bawahan?” Bukannya anda mulai dari bawah? Tau donk bagaimana cara kerja yang di-“bawah”? Mereka pasti bakalan lapor ke anda.

Kalau misalnya anda menggunakan ajang kenalan tadi untuk hal-hal yang “bisa dikompromikan”, itu urusan Pansus Bank Century, bukan urusan rakyat  dengan anda. :D

Tuesday, December 8, 2009

Google Zeitgeist: Food and Beverages Winner

Zeitgeist (German pronunciation: [ˈtsaɪtɡaɪst]) (from German Zeit-time and Geist- spirit) is "the spirit of the times" and/or "the spirit of the age." Zeitgeist is the general cultural, intellectual, ethical, spiritual, and/or political climate within a nation or even specific groups, along with the general ambience, morals, and sociocultural direction or mood of an era (similar to the English word mainstream or trend)

Wikipedia

Kemarin kita udah bahas dari nomer 10 sampe nomer 6. Yuk kita lanjutin siapa yang dari nomer 5 sampe nomer 1.

5. Senseo

Seluruh dunia emang gandrung sama kopi kali yah? Setelah kemarin ada Nespresso Commande, sekarang ada Senseo, sebuah mesin kopi dan kopi bubuk dari perusahaan Belanda. Di websitenya ada link ke sebuah MLM yang agak bagusan daripada yang itu, yaitu Sara Lee. Apakah untuk membeli Senseo ini harus memakai keanggotaan Sara Lee? Kayaknya nggak juga. Soalnya Senseo ini disebutkan juga sudah dijual di pasar bebas.

Senseo

4. Tesco Direct

Tesco direct adalah layanan belanja di rumah. Cukup pesan lewat internet, telepon, lalu barang akan dikirim. Cocok banget buat orang orang sibuk. Ada diskonnya nggak ya kira kira?

Tesco Direct- Electricals, Home Furnishing, Toys and more - Tesco.Direct_1260161325859

3. クックパッド

Bahasa jepang? Iya. urlnya ada di http://www.cookpad.com. Tapi kalo diterjemahin ke bahasa Jepang jadi begini. Cookpad ini berisi resep makanan yang bisa dipost oleh ibu-ibu dari seluruh Jepang. Layanannya cukup menarik. Semacam bagi bagi resep lah. Eh, bagi bagi resep? Maaf kalau gw melihatnya seperti show off. Ibu-ibu disana sangat bangga soal masakan keluarganya, jadi kalau mereka mempost masakan mereka disitu, bukan berarti mereka sedang membagi resep donk? Mungkin mereka sedang bersaing masakan siapa yang lebih enak.

レシピ検索No.1/料理レシピ載せるなら クックパッド_1260161333240

Lihat aja pengantar yang gw terjemahin dari bahasa Jepang via Google Translate:

Sederhana lezat, pas untuk makanan utama. ♪ ♪ Dimakan dengan garpu dan pisau. Ini adalah Home-style dari "barbekyu bandit".

Oh Jelaga Diposkan oleh Oh Jelaga

Haiyah… lucu… hehehe…. serasa baca shinchan.

2. Picnic

Apakah Picnic ini adalah dodol garut? Bukan. Ini beneran piknik. Piknik yang kata “senang”. Piknik dicari karena ya ~ udah butek sama kehidupan sehari hari. Jadi kamu butuh piknik kali yah? Yang dicari kebanyakan orang dari piknik adalah lokasinya, makanannya, dan apa yang bisa dilihat selama piknik.

799px-Picnic_HDR_small[1]

Menyenangkan? Tentu. Karena orang di seluruh dunia juga mencari apa saja yang bisa dibawa di dalam pikniknya. Sandwich? Uh untuk orang Indonesia kayaknya nggak sesimpel itu. Orang Indonesia senengnya wisata kuliner, nggak bawa makanan, tapi sibuk keluar masuk warung buat nyicip makanannya.

grafis-wisata-kuliner[1]

1. Acai Berry

Obsesi menguruskan diri kayaknya menjadi bahan pembicaraan nomer 1 di Amerika. Nggak hanya di Amerika juga sih. Layanan ngurusin badan di seluruh dunia juga laku keras. Nggak cukup layanan ngurusin badan kayak liposuction, gym, semuanya masih harus ditambah Acai Berry. Sebuah buah berry yang katanya memiliki tingkat antioksidan yang tinggi, sekaligus bisa ngurusin badan.

800px-A%C3%A7a%C3%AD[1]

The açaí palm or aqai (Euterpe oleracea) is a species of palm tree in the genus Euterpe cultivated for their fruit and superior hearts of palm. Its name comes from the European adaptation of the Tupian word ïwasa'i, '[fruit that] cries or expels water'. Global demand for the fruit has expanded rapidly in recent years, and açaí is now cultivated for that purpose primarily. The closely-related species Euterpe edulis (jucara) is now predominantly used for hearts of palm.[citation needed]

450px-A%C3%A7aizeiro_no_pal%C3%A1cio[1]

Eight species are native to Central and South America, from Belize southward to Brazil and Peru, growing mainly in swamps and floodplains. Açaí palms are tall, slender palms growing to 15–30 meters, with pinnate leaves up to 3 meters long.

Wikipedia

Sapa mau kurus? coba aja minum acai palm berry ini…

Itulah apa yang dicari masyarakat setahun terakhir soal makanan di google…

Monday, December 7, 2009

Google Zeitgeist: Food and Beverages

Zeitgeist (German pronunciation: [ˈtsaɪtɡaɪst]) (from German Zeit-time and Geist- spirit) is "the spirit of the times" and/or "the spirit of the age." Zeitgeist is the general cultural, intellectual, ethical, spiritual, and/or political climate within a nation or even specific groups, along with the general ambience, morals, and sociocultural direction or mood of an era (similar to the English word mainstream or trend)

Wikipedia

Jadi yang disebut Zeitgeist sebenarnya adalah jiwa dari sebuah waktu. Google mengaplikasikan kata zeitgeist menjadi jiwa pada waktu tertentu. Jiwa ini juga yang menghidupi Google tetap hidup. Dari hari ke hari. Google Zeitgeist ini dihitung dari miliaran hasil pencarian sumber, yang relevan satu dengan lainnya, kemudian merujuk ke suatu topik.

Ini adalah daftar 10 pencarian terbanyak Google soal makanan dan minuman

10. masterchef australia

Masterchef Australia adalah sebuah program televisi di Australia. Acara ini ~ sesuai judul adalah ya acara masak memasak. Mungkin sejenis Iron Chef. Ditayangkan di stasiun televisi TEN.

Official MasterChef Australia Site_1260154305614

9. Mocktail

Mocktail adalah cocktail palsu alias cocktail tanpa alkohol. Cocok dihidangkan untuk home party dimana yang datang tidak suka mengkonsumsi alkohol. Kata about.com sih, isi dari mocktail ini hampir sama dengan cocktail, cuma enggak pake alkohol. Apa bisa memabukkan juga kalau tanpa alkohol? Nggak tau juga ya, lebih baik lihat contoh resepnya disini.

pregnancy-mocktail[1]

8. Habib’s Delivery

Disebut juga teman gamer yang malas. Ha? Habib delivery adalah perusahaan anteran makanan. Ya intinya sama saja dengan Delivery Service. Tapi disana ada garansi 28 menit. Entah apa yang terjadi setelah 28 menit. Tapi yang pasti, Habib’s Delivery tidak bisa dinikmati di Indonesia, bahkan di Amerika. Habib’s Delivery hanya bisa dinikmati di daerah tertentu di Brazil.

Habib's Delivery_1260154996314

7. Nespresso Commande

Sepertinya kali ini kita pindah ke negeri dengan cuisine nomer satu di seluruh dunia, yaitu Perancis. Dari sinilah asal google search Nespresso Commande ngetrend. Nespresso adalah singkatan dari Nestle Espresso. alias Espresso buatan Nestle. Mungkin kalau di Perancis, espresso buatan Nestle ini lebih terkenal daripada Starbucks kali ya? Lalu Commande artinya tidak lebih daripada perintah. Kalau dari hal yang gw baca dan gw ngerti dikit sih, Nespresso Commande adalah sebuah produk mesin espresso dari Nestle.

Nespresso

6. Peanut Butter Recall

Wah, kenapa banyak selai kacang direcall? Ternyata banyak diantara selai kacang itu mengandung bakteri Salmonella. Larangan peredaran terhadap puluhan produk di Amerika ini mulai diberlakukan oleh FDA pada tanggal 23 Maret. Sampai saat ini larangan ini masih diberlakukan. Apalagi produsen kacangnya sendiri, Peanut Corporation of America sudah mengajukan petisi bangkrut, dan disebutkan “tidak bisa berkomunikasi kepada konsumen dan distributornya. Berita lengkapnya, lihat disini.

king_nut_peanut_butter_recall

Mau tau siapa juaranya? baca aja posting besok yang udah terbit……

Wednesday, November 18, 2009

Mata Uang Baru! Namanya Noodle Unit

Sering denger perkataan seperti ini? “Eh, kalo kerja di negara A gajinya gede loh” atau, “hidup di negara X enak, orangnya makmur, pasti banyak duitnya”. Yakin seperti itu? Sebenarnya tidak selalu negara lain lebih subur dari negara kita. Ada hitung hitungannya bagaimana “menyamakan” tingkat kehidupan masing masing negara, baik secara finansial, intelektual, maupun kenyamanan.

Percaya atau tidak, hitungannya cukup rumit. menggunakan konversi berbagai mata uang baik yang ada maupun tidak ada, baik uang secara fisik, maupun secara virtual. Tapi semuanya menurut gw tetap tidak memuaskan. Untuk itulah gw berpikir, harus ada kesamaan bagaimana cara menilai nilai suatu mata uang, dan hubungannya dengan kehidupan sehari hari. Gw pikir, namanya bagusnya adalah noodle unit.

300px-OzawaMakanMi

Kenapa Noodle Unit? Noodle alias mie, adalah makanan yang paling dapat diterima oleh seluruh dunia. Bahkan beberapa negara ribut sebagai pencipta “mie” pertama, seperti Cina, Italia, bahkan Mesir (ditemukan beberapa lembar bentuk seperti mi dalam mangkok di sebuah fosil). Oke, mungkin bukan eksak mie yang gw maksud, tapi sebuah komposisi makanan yang 4 sehat. Alias cukup karbohidrat, cukup protein, cukup vitamin, dan cukup mineral, dan tentu saja air. Uang yang biasanya dibelikan untuk membeli 4 komponen itu harus sudah jadi dan tersedia alias siap makan, itulah “Satu Unit Mie”, alias “One Noodle Unit”.

Tentu saja Noodle Unit ini bervariasi dari negara ke negara bahkan kota ke kota. Justru itulah tujuannya, memberikan gambaran kasar ke orang awam bagaimana cara membandingkan kehidupan di satu daerah dengan daerah lainnya.

Menggunakan Noodle Unit

Cara menggunakan Noodle Unit mudah saja. Pertama, hitung dulu Noodle Unit itu sendiri.

Jika kamu sekali makan dengan nasi, tempe, kangkung, dan pisang seharga Rp. 5000,00 maka itulah 1 Noodle Unit buat kamu. Bagaimana dengan negara lain? Sama saja. Di Amerika misalnya, yang menjadi standar adalah burger, french fries dan coca cola, semuanya misalnya US$ 3. Artinya 1 Noodle Unit di Amerika adalah US$ 3.

Penghasilanmu di Indonesia adalah 4 juta rupiah, di Amerika 4 ribu dolar. Sekilas jauh banged bedanya, sekitar 36 juta. Tapi kalau di Noodle Unit, bedanya ga gitu jauh. Ketika diubah menjadi Noodle Unit, 4 juta rupiah tadi berarti sekitar 800 Noodle Unit. Sedangkan 4 ribu dolar menjadi 1300-an Noodle Unit.

Nah kalau sudah begini, benarkah hidup di Amerika lebih indah daripada di Indonesia? Belum tentu! Sekarang konversikan segala bentuk pengeluaran kamu dapat ke dalam Noodle Unit.

Misalnya, setelah ditotal total, sebulan, kamu menghabiskan 600 Noodle Unit (Rp. 3jt). Di Amerika ternyata habisnya misalnya 1200 Noodle Unit ($ 3.600) termasuk listrik, air, telepon, pajak, utang rumah, rekreasi dll.

Kalau dikurangi dengan biaya yang harus dibayar setiap bulan, maka bisa disimpulkan: Kalau hidup di Indonesia, kamu bakal mampu saving 200 Unit setiap bulan. sedangkan di Amerika, kamu hanya mampu saving 130 Unit.

Sekarang yang jadi pertanyaan, bahagiakah kita dengan sisa 200 Noodle Unit per bulan di negara yang tampak “lebih rendah” daripada yang hanya menyisakan 130 Noodle Unit per bulan? That decision, would be yours…

Friday, November 13, 2009

Tiket Edmonson.

Sayang, tiket Edmonson sudah tidak dipakai lagi di kota Banjar. Tiket KRD Cicalengka-Padalarang pun sekarang sudah nggak pakai tiket Edmonson, diganti tiket tipe “karcis-parkir”.

Tiket Edmonson mungkin diganti karena sekarang menjadi tidak ekonomis lagi. Kertasnya memakai kertas karton yang tebal jaman sekarang sudah tidak ekonomis. Apalagi yang kecil ini lebih sulit “dijaga” keberadaannya daripada tiket tipe “karcis-parkir” atau tipe “kwitansi”.

Mudah mudahan, di suatu stasiun, masih ada tiket edmonson yang bisa dikoleksi…

Tiket Edmondson, Apa Itu?

PERNAH dengar tiket Edmondson?  Ini adalah tiket kereta api yang terbuat dari karton dengan ukuran sekitar 6 cm x 3 cm.

1400088p[1]

Tiket tipe ini sudah jarang ditemukan karena PT Kereta Api-KA (Persero) sudah mengganti sistem tiket yang pertama kali diperkenalkan tahun 1840-an di Inggris ini dengan tiket sistem komputerisasi. Penggantian sistem tiket dari tiket Edmondson ke sistem komputerisasi itu khususnya dilakukan di stasiun-stasiun besar. Di stasiun-stasiun kecil di berbagai daerah di Pulau Jawa, tiket Edmondson masih dipakai.

Adalah Thomas Edmondson, yang semula hanya perajin furnitur, station master atau semacam kepala stasiun di Newcastle dan Carlisle , Inggris, yang memperkenalkan sistem temuannya pada jalur kereta api Manchester dan Leeds pada tahun 1840-an. Sistem itu adalah sistem validasi pembayaran karcis kereta api serta sistem akunting untuk meningkatkan pendapatan yang kemudian diberi nama sesuai si penemu, Edmondson.

Seiring dengan pembukaan Railway Clearing House  – sebuah organisasi yang dibikin untuk mengatur alokasi pendapatan kolektif dari berbagai perusahaan kereta api – pada 1842, sistem Edmondson pun digunakan sebagai sistem ticketing secara luas. Berbagai item standar pun ditetapkan pada tiket karton itu. Misalnya, besarnya tiket (aslinya 2,5 cm x 5 cm) dan diberi nomor.
Saat stasiun mengeluarkan tiket itu, ada mesin yang akan mencetak tanggal sesuai dengan saat tiket dikeluarkan (mesin stempel tiket). Tiket itu juga dibedakan berdasarkan tujuan dan kelas (bisnis, ekonomi, eksekutif). Pola dan warna tiket dibedakan untuk memudahkan petugas dan calon penumpang membedakan tipe tiket. Intinya, tiket tipe Edmondson merupakan satu sistem ticketing kereta api mulai dari bentuk dan bahan tiket yang mungil, mesin cetak tanggal, hingga ke alat yang biasa digunakan oleh kondektur kereta api untuk memeriksa tiket para penumpang.

Sistem tiket ini kemudian diadopsi oleh beberapa negara di Eropa seperti Czechoslovakia, Perancis, Jerman, Polandia, Swiss, Belanda, bahkan hingga ke luar Eropa seperti Australia, Argentina, dan Hindia Belanda saat Staats Spoorwegen (SS) memperkenalkan sistem tiket itu. Di Inggris, tiket Edmondson digunakan hingga 1990. Di beberapa kota di Inggris, tiket itu bahkan sudah berhenti digunakan pada 1980-an. Belanda, dalam hal ini Nederlandsche Spoorwegen (NS) – perusahaan kereta api –  menghentikan tiket tipe Edmondson pada 1982.

1400463p[1] 

Negara-negara yang dulu mengadopsi tiket Edmondson, kini sudah secara total meninggalkan sistem tersebut. Swiss masih menggunakan tiket Edmondson di beberapa stasiun hingga Desember 2007. Kini, tiket legendaris itu lebih banyak digunakan sebagai tiket untuk masuk ke wisata kereta api tempo dulu, wisata pusaka (heritage tourism).

Di Indonesia, Museum Kereta Api Ambarawa masih menyimpan mesin stempel tiket atau karcis bermerek Edmondson dari tahun 1923. Di beberapa stasiun kecil yang masih menggunakan tiket tersebut, tentu kita masih bisa melihat seluruh sistem tersebut, mulai dari karcis, mesin stempel, dan alat pengecek tiket milik kondektur.

Semoga, seluruh perlengkapan perkeretaapian tempo dulu tak lantas lenyap tanpa bekas sebelum sempat diselamatkan. Sebelum akhirnya seluruh sistem tiket Edmondson berhenti beroperasi secara total, hendaknya PT KA segera hunting melacak keberadaan peninggalan sistem perkeretaapian masa lalu itu, termasuk peluit, topi dan pakaian masinis serta kondektur untuk disimpan pada museum kereta api. Pabrik pembuat tiket Edmondson pun harus tetap hidup, setidaknya untuk mencetak tiket guna keperluan wisata pusaka (heritage) dan melestarikan pabrik tersebut agar khalayak bisa menengok ke perut pabrik itu sehingga bangunan itu tak dibongkar demi kepentingan bisnis semata.

 

WARTA KOTA Pradaningrum Mijarto
Artikel diambil dari Kompas - Wisata Kota Tua

Saturday, October 17, 2009

Tinta Asli HP Emang Lebih…

Akhir-akhir ini kita dibombardir dengan iklan dari HP yang menyebutkan kalau tinta asli jauh lebih hemat, jauh lebih murah dibanding tinta refill. Kalau mereka bilang jauh, angkanya adalah 2.4 kali lebih efisien. Bener gitu?

Gw ga gitu yakin, apalagi yang namanya bahasa iklan pasti emang segalanya “lebih”.

Pertama, yang gw lakukan adalah mendownload laporan aslinya dulu (PDF, 436KB). Lalu membaca dengan tertib apa yang ada dalam laporan itu. Setelah beberapa menit gw berkutat dengan laporan itu, banyak bias yang gw lihat dalam laporan itu.

Sebagai professional, TÜV SÜD PSB Pte Ltd, memang tidak perlu menyebutkan catridge apa yang menjadi “saingan” dari HP. Di laporan itu hanya disebutkan kalau:

The 14 brands of refilled cartridges were categorized in the following manner:

  1. “Branded Remanufactured Refills* (Remanufactured HP cartridges)
  2. “Organised Refills*” - Empty Original HP inkjet cartridges that TÜV SÜD PSB Pte Ltd had sent to be refilled at chain stores belonging to 5 locally recognised brands situated in the Asia Pacific region
  3. “Unorganised Refills*” - Empty Original HP inkjet cartridges that TÜV SÜD PSB Pte Ltd had refilled at stores that had no locally recognisable brand name situated in 4 major cities in 2 designated countries located in the Asia Pacific region

Okelah kalau kita memang tidak boleh tahu mereknya, tapi ketika mereka bilang “dikirim dari 5 merek lokal terkenal di asia pasifik, dan 4 kota besar di 2 negara juga di asia pasifik”, setidaknya kita sebagai konsumen berhak tau, kota apakah itu? Apakah Jakarta adalah salah satu diantaranya?

Kenapa gw mesti bertanya seperti itu? Karena menurut pengalaman pribadi gw, tinta refill sangat banyak menghemat pengeluaran gw. Bayangin aja, kalau mesti merogoh kocek sampai IDR 100.000 lebih untuk tinta remanufaktur, 5 kali beli bisa beli printer baru tuh!

HP bilang, tinta baru bisa langsung dipake, dan tingkat kegagalannya lebih rendah. Gw setuju dalam hal ini, kalibrasi yang gw lakukan untuk first print tinta refill selalu makan setidaknya 10 kali test print untuk halaman hitam-putih dan sekitar 40 kali malah untuk halaman berwarna. Tapi ketika dibandingkan, sekali lagi, dengan cost yang harus dibayar? Kayaknya masih lebih worthed tinta refill.

Ujung ujungnya, gw mikir, kalau mesti beli tinta remanufaktur, alias “refill asli”, kemana cartridge yang lama musti gw buang? Bukankah ada yang bilang, justru sampah cartridge itulah yang menjadi berbahaya?

Di luar negeri mungkin saja ada yang mau menampung cartridge itu dengan sedikit biaya (kita yang dibayar! bukan mereka). Misalnya kalau cartridge kosong kita dihargai IDR 40.000, sedangkan harga cartridge baru IDR 100.000. Harga untuk refill dan harga untuk beli baru sudah berbeda tidak terlalu jauh. Mungkin banyak orang mau beli cartridge asli.

Selama belum ada orang yang mau bayar cartridge asli untuk di-remanufaktur, gw pikir, gw bakalan stick di tinta refill. It just 2.4 kali lebih murah* daripada tinta asli.

 

 

* Angka 2.4 kali lebih murah hanya asal tulis! Jangan dipercaya. Biasanya justru jauh lebih gede daripada 2.4 kali, karena cartridgenya gw isi berulang kali. :)

Monday, October 12, 2009

VP Telkomsel, Dikau Benar-Benar Kurang Ajar!

Setelah VP Telkomsel Yoseph Garo, Joseph Gero, atau siapapun namamu, terkena amnesia, ternyata si VP ini memberikan pernyataan yang sangat KURANGAJAR, dan sebenarnya sudah tidak pantas lagi menyandang jabatan Vice President dari perusahaan Telekomunikasi Seluler.

Ini yang dia bacot dikutip dari VIVANews.

Joseph menyebutkan, pihaknya hanya ingin mengoptimalkan kapasitas layanan data. “Kami menghindari pengguna online yang hanya memanfaatkan layanan data kami untuk sekedar senang-senang atau online sepanjang hari,” ucap Joseph. “Pengguna seperti itu merugikan orang-orang yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.

Oh jadi salah ya kalo gw ngidupin YM 24/7? Oh jadi salah ya kalo gw mengaktifkan push email? Oh salah ya kalo gw pengen update status Facebook atau Twitter dengan tarif FLAT?

Apa kita perlu remind si YG sinting ini, bahwa Telkomsel sendiri mengeluarkan banyak layanan yang “always on”?

SMS

SMS adalah layanan yang data yang “penting” disamping layanan voice di setiap operator seluler, layanan ini juga “always on” 24 jam sehari, 7 hari seminggu, kecuali jaringan down, kecuali jaringan rusak karena force major. FYI YG, banyak diantara pengguna Telkomsel sendiri menggunakan layanan SMS secara abusive, misalnya PACARAN.

Blackberry Internet Service

Layanan data kedua yang justru dianggap penting dan pemasukannya banyak, adalah BIS. Layanan ini kalo si asu YG nggak tau, juga “always on”. Untuk apa mayoritas layanan ini digunakan? Berdasarkan riset yang secara kasat mata bisa dilakukan dimanapun, BIS lebih banyak digunakan untuk janjian makan siang, chatting lewat YM, ngirim email nggak jelas, dan browsing di kala suntuk!

GPRS-EDGE-3G-HSDPA on Demand

Si YG ini juga tampaknya harus diingatkan kembali kalau perusahaannya mengeluarkan paket data on demand untuk pelanggan Simpati dan Kartu As. Kapan user memakai paket data itu? Di angkot ketika ngetem, malem ketika kesepian, dan ketika di WC! Nggak ada yang bodoh nancepin on demand connection buat video conference seperti iklan kalian.

Jadi YG, sebaiknya lo mundur dari jabatan VP Telkomsel, karena baik secara fisik maupun mental, jauh rasanya dikau pantes menyandang jabatan itu. Internet mobile diciptakan memang untuk mengusir rasa jenuh di perjalanan karena itulah dia disebut MOBILE. Internet mobile TIDAK DIBUAT untuk bekerja di perjalanan.

Bahkan gw 99.99% yakin, hanya sedikit sekali, pengguna Layanan Data dimanapun di dunia ini, menggunakan Internet Mobile untuk bekerja pas di perjalanan. Bukankah Microsoft Office tidak harus terkoneksi ke internet? Bukankah kalau mau bisnis lancar sebaiknya nelepon aja daripada harus chatting?

Friday, October 2, 2009

VP Telkomsel Terkena AMNESIA.

Sejak 1.9.09 lalu, Telkomsel (TSEL) menurunkan kuota Fair Usage untuk
TSEL Flash, dari 2GB, menjadi hanya 500MB. Dibuktikan dengan
misuh-misuhnya user di situs forum dengan pengguna terbanyak
se-Indonesia yaitu KASKUS. Ini contohnya:

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2456947

HEBATNYA, ketika salah satu VP Telkomsel diwawancara oleh DETIK, dalam
berita yang dikeluarkan PAGI INI, dia mengatakan KEBIJAKAN ITU BELUM
DIBERLAKUKAN. Dan masih bisa bilang "kami anggap respon positif karena
menunjukan pelanggan kami sangat banyak dan loyal". Ohohoho... blunder
yang bagus sekali, bilang pelanggan loyal... kita lihat berapa banyak
yang exodus dari TSEL setelah ini "diberlakukan.

Sana minum obat, biar nggak amnesia.

Jumat, 02/10/2009 08:10 WIB
http://www.detikinet.com/read/2009/10/02/072427/1213391/328/tanggapan-telkomsel-soal-sunat-kuota-flash

Jakarta - Telkomsel coba menjelaskan alasan penyunatan kuota bandwidth
layanan internet Telkomsel Flash. Simak petikan wawancara bersama
Yoseph Garo (YG), Vice President Interconnect & Regulatory Telkomsel,
saat ditemui di gedung Depkominfo, Jakarta, Kamis (1/10/2009)

Bagaimana tanggapan bapak soal kebijakan penurunan kuota bandwidth
yang dikeluhkan pelanggan Flash?

YG:  Kebijakan itu belum diberlakukan. Belum ada eksekusi. Kalau sudah
dilakukan, kami pasti memberikan informasi kepada pelanggan lewat
iklan di media massa.

Belum diberlakukan?

YG: Masih tetap free kok sampai sekarang. Tapi ya memang, speed data
itu kan turun naik kecepatannya.

Tetap akan diberlakukan?

YG: Bisa saja kebijakan itu dibatalkan kalau memang melanggar aturan.
Kita patuh kok dengan setiap aturan, kita comply.

Bagaimana dengan respon pelanggan yang kecewa?

YG: Kalau respon pelanggan jadi ramai, itu biasa. Itu kami anggap
respon positif karena menunjukan pelanggan kami sangat banyak dan
loyal. Itu bisa jadi pertimbangan
kami untuk dibatalkan.

Apa alasan memangkas kuota yang katanya tidak sesuai kontrak?

YG: Rencana pemangkasan dari 2GB menjadi 500 MB itu didasarkan pada
hasil survei internal Telkomsel. Kami punya data berapa banyak
bandwidth yang dihabiskan tiap bulannya. Langkah itu sebenarnya untuk
mengoptimalkan layanan data

Kemudian bagaimana dengan teguran regulator dan permintaan kompensasi?

YG: Kalau soal urusan dipanggil BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi
Indonesia), ya memang itu sudah kewajiban mereka untuk menjembatani
antara kami dengan pelanggan. Kalau memang melanggar regulasi, kami
akan patuh. Soal kompensasi, kami kan belum memberlakukan. Apa yang
perlu dikompensasi?

--
Adi Jayanto
"I Love Gratis, Gratis is My Life"
http://electrohide.blogspot.com

-- via archive mail 2009

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Image