Daftar Raja Arab Saudi
| Raja Arab Saudi | |
|---|---|
| ملك المملكة العربية السعودية | |
| Sedang berkuasa | |
| Salman bin Abdulaziz Al Saud sejak 23 Januari 2015 | |
| Perincian | |
| Sapaan resmi | Penjaga Dua Kota Suci |
| Pewaris | Mohammad bin Salman Al Saud |
| Penguasa pertama | Abdulaziz Al Saud |
| Pembentukan | 23 September 1932 |
| Kediaman | Istana Al Yamamah (Riyadh) Istana Al-Safa (Mekkah) Istana Al-Salam (Jeddah) Istana Tayibah (Medina) Istana Al-Aziziya (Dammam) |
| Situs web | houseofsaud |
Raja Arab Saudi, secara resmi Raja Kerajaan Arab Saudi (Arab: ملك المملكة العربية السعودية, romanized: Malik al-Mamlakat al-ʿArabiyat as-Suʿūdiyya), adalah kepala negara dari Kerajaan Arab Saudi yang memegang kekuasaan absolut. Ia merupakan kepala dari keluarga kerajaan Arab Saudi, Wangsa Saud.[1] Raja juga bertindak sebagai panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Arab Saudi dan kepala sistem tanda kehormatan nasional Arab Saudi.
Raja menyandang gelar "Pelayan Dua Kota Suci" (خادم الحرمين الشريفين; Khadim al-Haramayn aš-Šarīfayn), sebuah gelar yang menandakan yurisdiksi Arab Saudi atas masjid Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Medina. Gelar ini telah digunakan berulang kali sepanjang sejarah Islam. Raja Saudi pertama yang menggunakan gelar ini adalah Raja Faisal; namun, Raja Khalid tidak menggunakan gelar tersebut setelahnya. Pada tahun 1986, Raja Fahd mengganti sapaan "Yang Mulia" (His Majesty) dengan gelar Pelayan Dua Kota Suci, dan sejak saat itu gelar ini terus digunakan oleh Raja Abdullah maupun Raja Salman.[2] Menurut lembaga The Muslim 500, Raja Arab Saudi dinobatkan sebagai pemimpin Muslim dan Arab paling kuat serta berpengaruh di dunia.[3]
| Gelar bangsawan untuk Raja Arab Saudi | |
|---|---|
| Gaya referensi | Yang Mulia |
| Gaya penyebutan | Pelayan Dua Kota Suci |
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Raja Abdulaziz Al Saud, yang dikenal di dunia Barat sebagai Ibnu Saud, merebut kembali tanah warisan leluhurnya yang kini dikenal sebagai Arab Saudi pada tahun 1902. Setelah memulihkan posisi keluarganya sebagai emir di Emirat Riyadh, ia kemudian mendirikan Sultanat Nejd sebagai pusat kekuasaannya pada tahun 1922. Menyusul penetapan Riyadh sebagai ibu kota negaranya, Ibnu Saud kemudian menaklukkan Kerajaan Hijaz pada tahun 1925.[4]
Ibnu Saud memproklamirkan wilayah kekuasaannya sebagai Kesultanan Nejd pada tahun 1921, sesaat sebelum menyelesaikan unifikasi (penyatuan) wilayah tersebut. Ia diproklamirkan sebagai raja (malik) Hijaz pada tahun 1926, dan mengangkat status Nejd menjadi kerajaan pada tahun 1927. Selama lima tahun berikutnya, Ibnu Saud memimpin kedua bagian wilayahnya tersebut sebagai Kerajaan Hijaz dan Nejd yang terpisah. Pada tanggal 23 September 1932, ia secara resmi menyatukan seluruh wilayah kekuasaannya menjadi Kerajaan Arab Saudi.[5][6]
Suksesi
[sunting | sunting sumber]Semua raja yang bertakhta sejak wafatnya Ibnu Saud merupakan putra-putranya, dan kemungkinan besar semua penerus langsung dari Raja Salman yang saat ini bertakhta juga akan berasal dari keturunan langsungnya.[7] Hal ini membuat monarki Saudi cukup berbeda dari monarki-monarki Barat, yang biasanya memiliki keluarga kerajaan yang besar, garis suksesi yang jelas, dan menggunakan sistem primogenitur (hak anak sulung). Muhammad bin Nayef adalah cucu pertama Ibnu Saud yang sempat masuk dalam garis suksesi utama sebelum akhirnya dicopot dari posisi Putra Mahkota Arab Saudi melalui dekret kerajaan pada tahun 2017.[8]
Fungsi Lain
[sunting | sunting sumber]Bab atau bagian ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. |
Raja Arab Saudi juga dianggap sebagai kepala Wangsa Saud dan, hingga tahun 2021, menjabat sebagai Perdana Menteri Arab Saudi. Putra Mahkota Arab Saudi sebelumnya menjabat sebagai "Wakil Perdana Menteri" hingga tahun 2021 dan saat ini mengemban jabatan sebagai perdana menteri. Raja-raja setelah era Raja Faisal biasanya menunjuk seorang "wakil perdana menteri kedua" sebagai pewaris takhta berikutnya setelah putra mahkota.
Oposisi
[sunting | sunting sumber]Kritik terhadap raja, pemimpin agama, atau pemerintah tidak diperbolehkan dan secara umum dapat berujung pada hukuman penjara bagi para pengkritik. Tindakan tersebut juga dapat dijatuhi hukuman mati.[9][10]
Raja Arab Saudi (1932–sekarang)
[sunting | sunting sumber]| Nama |
Masa hidup |
Naik takhta |
Turun takhta |
Catatan |
Keluarga |
Foto |
Abdulaziz
|
15 Januari 1875 – 9 November 1953 (umur 78) |
23 September 1932 (usia 57) |
9 November 1953 (wafat karena sebab alami) |
Takhta ditegakkan melalui penaklukan Putra dari Imam Abdul Rahman dan Sara bint Ahmed Al Sudairi |
Saud | |
Saud
|
12 Januari 1902 – 23 Februari 1969 (umur 67) |
9 November 1953 (usia 51) |
2 November 1964 (turun takhta) |
Putra dari Raja Abdulaziz dan Wadha bint Muhammad Al Orair | Saud | |
Faisal
|
14 April 1906 – 25 Maret 1975 (umur 68) |
2 November 1964 (usia 58) |
25 Maret 1975 (terbunuh) |
Putra dari Raja Abdulaziz dan Tarfa bint Abdullah Al Sheikh | Saud | |
Khalid
|
13 Februari 1913 – 13 Juni 1982 (umur 69) |
25 Maret 1975 (usia 62) |
13 Juni 1982 (wafat karena sebab alami) |
Putra dari Raja Abdulaziz dan Al Jawhara bint Musaed Al Saud | Saud | |
Fahd
|
16 Maret 1921 – 1 Agustus 2005 (umur 84) |
13 Juni 1982 (usia 61) |
1 Agustus 2005 (wafat karena sebab alami) |
Putra dari Raja Abdulaziz dan Hussa bint Ahmed Al Sudairi | Saud | |
Abdullah
|
1 Agustus 1924 – 23 Januari 2015 (umur 90) |
1 Agustus 2005 (usia 81) |
23 Januari 2015 (wafat karena sebab alami) |
Putra dari Raja Abdulaziz dan Fahda bint Asi Al Shammari | Saud | |
Salman
|
31 Desember 1935 | 23 Januari 2015 (usia 79) |
Petahana | Putra dari Raja Abdulaziz dan Hussa bint Ahmed Al Sudairi | Saud |
Putra mahkota saat ini
[sunting | sunting sumber]- Putra Mahkota: Mohammed bin Salman Al Saud, lahir 31 Agustus 1985; putra dari Raja Salman dan Fahda bint Falah Al Hithlain.[11]
Garis Waktu
[sunting | sunting sumber]
Standar Kerajaan
[sunting | sunting sumber]Standar Kerajaan terdiri dari bendera berwarna hijau, dengan tulisan Arab dan sebilah pedang berwarna putih, serta dilengkapi dengan lambang nasional yang disulam dengan warna emas di sudut kanan bawah (kantong bawah) dari versi tahun 1973.
- Standar Kerajaan untuk Raja
(Rasio: 1:1)
Tulisan di bendera tersebut dibuat menggunakan Khat Tsuluts. Tulisan tersebut merupakan kalimat Syahadat atau pernyataan iman dalam Islam:
- لَا إِلٰهَ إِلَّا الله مُحَمَّدٌ رَسُولُ الله
- lā ʾilāha ʾillā-llāh, muhammadun rasūlu-llāh
- Tidak ada tuhan selain Allah: Muhammad adalah Utusan Allah.[12]
- Standar Kerajaan terdiri dari bendera hijau, dengan lambang nasional yang disulam benang emas tepat di tengahnya.
- Standar Kerajaan untuk Raja (1953–1964)
(Rasio: 1:1) - Standar Kerajaan untuk Raja (1964–1973)
(Rasio: 1:1)
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Saudi Arabia - Government and society". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 26 Juli 2020.
- ↑ "Story behind the king's title". Arab News (dalam bahasa Inggris). 27 Januari 2015. Diakses tanggal 26 Juli 2020.
- ↑ "King Salman of Saudi Arabia Ranked as the Most Influential Muslim in 2023". 31 Oktober 2022.
- ↑ "History | The Embassy of The Kingdom of Saudi Arabia". saudiembassy.net. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Desember 2018. Diakses tanggal 26 Juli 2020.
- ↑ "About Saudi Arabia". UNDP in Saudi Arabia (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 10 Januari 2022. Diakses tanggal 26 Juli 2020.
- ↑ "History of Saudi Arabia. ( The Saudi National Day 23, Sep )". pmu.edu.sa. Diakses tanggal 26 Juli 2020.
- ↑ "Governance and Politics of Saudi Arabia". Fanack.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 26 Juli 2020.
- ↑ "Mohammed bin Salman becomes Saudi Crown Prince with 31 out of 34 votes". Al Arabiya English (dalam bahasa Inggris). 21 Juni 2017. Diakses tanggal 26 Juli 2020.
- ↑ "Saudi expats launch opposition party on anniversary of Jamal Khashoggi's death". TheGuardian.com. 2 Oktober 2020.
- ↑ Saudi Arabia: Events of 2019. 12 Desember 2019.
- ↑ "Who is Saudi Crown Prince Mohammed?". BBC News. 22 Oktober 2018. Diakses tanggal 28 Juli 2020.
- ↑ "About Saudi Arabia: Facts and figures". The Royal Embassy of Saudi Arabia, Washington D.C. Diarsipkan dari asli tanggal 17 April 2012. Diakses tanggal 24 April 2012.